Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Hujan Deras di Kediri, Pohon Rawan Tumbang, Pengendara Harus Waspada

13 September 2021, 14: 28: 05 WIB | editor : Adi Nugroho

cuaca kediri

KEMARAU BASAH: Warga melewati Jembatan Brawijaya saat mendung tebal bergelayut di Kota Kediri. BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah Kediri Raya diguyur hujan deras selama dua hari terakhir. (Ilmidza Amalia Nadzira – radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri–Hujan deras mengguyur wilayah Kediri Raya kemarin sore. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, hujan deras disertai angin kencang akan membuat pohon rawan tumbang dan membahayakan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah Kota Kediri Indun Munawaroh mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur Kota Kediri selama dua hari berturut-turut memang tidak diikuti dengan bencana pohon tumbang. Meski demikian, masyarakat tetap harus berhati-hati. “Berdasar pengalaman sebelumnya, hujan di masa peralihan musim sering disertai angin kencang dan membahayakan,” ujar Indun mengingatkan.

Kerawanan itu menurut Indun bukannya tanpa alasan. Selama musim kemarau, suhu panas membuat pohon mengering. Sehingga, potensi robohnya setelah diguyur hujan akan semakin besar.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Kediri Dimulai, Bagaimana Situasinya?

Apalagi, Indun menegaskan di beberapa titik di Kota Kediri terdapat beberapa pohon besar dan lebat. Sehingga, kerawanan tumbangnya lebih besar saat diguyur hujan lebat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indun mengaku sudah mengoordinasikan kondisi cuaca dan potensi ancaman bencana kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.  Terutama agar melakukan perawatan pohon sebelum musim hujan.

“Diharapkan DLHKP Kota Kediri memberi perhatian terhadap kondisi pepohonan di tepi jalan,” bebernya sembari menyebut perawatan pohon bisa dilakukan dengan memangkas ranting atau dahan tua di pohon.

Dikatakan Indun, pada musim hujan akhir tahun lalu di Kota Kediri terjadi banyak bencana pohon tumbang. Di musim hujan tahun ini BPBD akan berupaya mengoordinasikan agar hal tersebut bisa dihindari. Sehingga, potensi munculnya kerugian materiil bisa dihindari.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur, papar Indun, hujan lebat berpotensi terjadi di 12 daerah di Jawa Timur. Salah satunya di wilayah Kediri. Tak hanya hujan deras, bencana banjir juga mengancam belasan daerah tersebut.

Bagaimana dengan ancaman banjir di Kota Kediri? Selama dua hari hujan deras, Indun bersyukur di Kota Kediri belum ada laporan adanya genangan air. “Alhamdulillah tidak ada laporan pohon tumbang dan genangan air,” tuturnya.

Sebelumnya, BMKG sudah menegaskan tentang kondisi 85,1 persen wilayah Indonesia yang mengalami musim kemarau dan hari tanpa hujan ekstrem panjang lebih dari 60 hari. Termasuk di Jawa Timur. Meski demikian, di masa peralihan musim warga harus lebih mewaspadai cuaca ekstrem. Selain hujan deras disertai angin kencang, masyarakat juga harus mewaspadai ancaman puting beliung. “Jadi saat ini dimungkinkan sudah pada masa peralihan musim kemarau ke musim hujan,” tegas Indun. (ica/ut)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news