Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Di Kediri, Beasiswa Terkatung-katung, Ortu Bingung

09 September 2021, 16: 31: 10 WIB | editor : Adi Nugroho

Bantuan PIP Kediri

Bantuan PIP Kediri (Ilustrasi : Afrizal Saiful Mahbub - radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri-Sejumlah orang tua siswa SMK penerima Program Indonesia Pintar (PIP) mulai resah. Mereka mempertanyakan beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang belum cair. Padahal, dalam kondisi pandemi ini bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan sekolah.

          Keresahan itu salah satunya diungkapkan oleh Gunawan, 41. Pria asal Kelurahan Sukorame, Mojoroto itu mengaku tengah harap-harap cemas menunggu pencairan PIP. “Anak saya lima, semua masih sekolah. Biayanya mahal,” kata Gunawan terheran-heran PIP anaknya yang duduk di bangku SMK belum cair. Padahal, beasiswa sama untuk anaknya di bangku SD sudah ditransfer.

          Meski pembelajaran dilakukan secara daring, menurut Gunawan biaya sekolah tetap saja mahal. Terutama untuk SMK. Selain membeli paket internet, anaknya juga butuh uang untuk membeli buku dan persiapan praktik.

Baca juga: Hari Olahraga Nasional: Antara Olahraga, Prestasi atau Eksistensi?

          Jika harus mencukupi biaya sekolah dari pendapatannya sehari-hari, menurut Gunawan tidak akan cukup. Pria yang bekerja sebagai penjual arum manis keliling ini sudah kesulitan mencukupi kebutuhan makan sehari-hari karena penghasilannya yang minim. Penutupan tempat wisata membuat dia kesulitan memasarkan arum manis. “Makanya saya sangat menunggu pencairan PIP untuk sekolah anak (SMK, Red),” lanjut Gunawan.

          Biasanya, anaknya yang bersekolah di SMK negeri itu menerima Rp 500 ribu per semester. Sehingga, setahun anaknya bisa menerima bantuan Rp 1 juta. Meski demikian, untuk tahun ini dia belum mengetahui pasti jumlahnya.

          Terpisah, Kasi Pendidikan SMK Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur (Cabdispendik Jatim) Wilayah Kediri Sidik Purnomo yang dikonfirmasi tentang pencairan PIP SMK menjelaskan, hal tersebut merupakan kewenangan Kemendikbud Ristek. Sidik juga mengaku tidak tahu kapan bantuan dari pusat itu bisa diterima siswa. “(Bantuan, Red), langsung diterima siswa,” terang Sidik.

          Meski demikian, Sidik menyebut PIP tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu hanya perlu SK pencairan bantuan saja, tahun ini juga dilengkapi dengan SK nominasi penerima PIP.

          Karenanya, jika hingga September ini PIP belum cair, bisa saja bantuan tengah dalam proses pengusulan. Kemungkinan lainnya, bisa saja siswa tidak lagi menerima bantuan. Sebab, jumlah penerima PIP tahun ini menyusut lebih dari separo. “Penurunan di tiap sekolah berbeda-beda,” jelas Sidik.

          Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menyebutkan, tahun ini total ada 1.227 siswa SMA di Kota Kediri yang menerima PIP. Rinciannya, 597 siswa di Kecamatan Kota Kediri. Kemudian, 475 siswa di Kecamatan Mojoroto, dan 155 siswa lainnya di Kecamatan Pesantren.

          Untuk SMK, total ada 1.667 penerima PIP. Sebanyak 651 siswa berasal dari Kecamatan Kota Kediri. Selanjutnya, 962 dari Kecamatan Mojoroto, dan 54 siswa dari Kecamatan Pesantren.

          Dibanding tahun lalu, kuota PIP tahun ini turun separo lebih. Untuk Kecamatan Kota saja penerima PIP SMA tahun 2020 sebanyak 1.280 anak. Kemudian, Kecamatan Mojoroto 1.456 anak, dan Kecamatan Pesantren 450 anak.

          Jumlah yang besar juga didapati untuk SMK. Tahun lalu penerima PIP di Kecamatan Kota mencapai 2.000 anak. Di Kecamatan Mojoroto mencapai 3.621 anak, dan di Kecamatan Pesantren 177 anak. Terkait penurunan ini, Sidik kembali menegaskan jika hal tersebut merupakan kewenangan Kemendikbud Ristek. (rq/ut)

Bantuan PIP SMK di Kota Kediri:

Tahun 2020                         Tahun 2021

Kota                       651 siswa                             2.000 siswa

Mojoroto            962 siswa                             3.621 siswa

Pesantren           54 siswa                               177 siswa            

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news