Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Info CPNS Kabupaten Kediri: Formasi Dokter Spesialis Masih Kosong

27 Juli 2021, 15: 54: 07 WIB | editor : Adi Nugroho

Convention Hall SLG.

LENGANG: Salah seorang pengendara sepeda motor melintas di depan Gedung Convention Hall SLG. (Dewi Ayu Ningtyas - radar kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Hari terakhir pendaftaran rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) telah berakhir kemarin. Sayang, posisi dokter spesialis masih banyak yang belum terisi. 

Hal tersebut diduga terkendala batas usia. “Betul, dokter spesialis dan nakes masih ada yang belum terisi,” ujar Kabid Pengembangan dan Pengadaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri Andri Sugianto, kemarin (26/7). 

Dari data yang dihimpun koran ini hingga Senin (26/7) pukul 11.00 masih ada 12 formasi CPNS yang kosong yakni dokter spesialis anak, dokter spesialis anestesi,  dokter spesialis bedah, dokter spesialis jantung, dokter spesialis jiwa, dokter spesialis paru, dokter spesialis patologi anatomi, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis rehabilitasi medik, dokter spesialis syaraf, dokter spesialis THT dan dokter spesialis urologi. 

Baca juga: Warga Jombang Tewas Gantung Diri di Pesantren

Sedangkan PPPK nonguru atau khusus nakes yang masih kosong yakni fisioterapis, refraksionis optisien, teknisi elektromedis, dan teknisi transfusi darah. 

Terkait dengan beberapa formasi yang masih kosong tersebut, Andri mengungkapkan memang untuk dokter spesialis sulit diperoleh dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, untuk formasi tenaga kesehatan (nakes) saat ini juga kosong memang tidak terduga. 

Pasalnya beberapa formasi tersebut, masih kosong tak ada yang mendaftar hingga hari terakhir sekitar pukul 11.00. “Kurang tahu pasti alasannya, apakah memang pandemi,”ungkapnya. 

Khusus formasi dokter dan dokter spesialis yang masih kosong kemungkinan terkendala usia. Umumnya, dokter umum mulai pendidikan di usia 35 tahun dan masa kelulusan 6–7 tahun. Sedangkan untuk kriteria maksimal 40 tahun jumlahnya tidak banyak. 

“Dari evaluasi tahun ini bisa memberikan masukan untuk dokter spesialis ada perpanjangan usia hingga 42 – 45 tahun,” terangnya. Itu untuk antisipasi kekosongan formasi. 

Dugaan lainnya yakni untuk formasi PPPK nakes memang harus menyertakan surat pengalaman kerja yang harus terpenuhi. Pendaftar diduga sulit mendapatkan surat tersebut atau masih banyak freshgraduate untuk formasi tersebut. “Belum tahu pasti,” imbuhnya. 

Sementara itu, pengumuman pendaftaran dilaksanakan 2 – 3 Agustus nanti. Untuk penyampaianya melalui website resmi bkd.kedirikab.go.id. Selain itu juga direncanakan melalui media, namun untuk teknis belum diputuskan. 

Kemudian, masa sanggah ini dilakukan saat pendaftaran dinyatakan gugur lantaran ada kesalahan panitia. “Misal IPK sudah sesuai, ternyata kategori tidak masuk syarat karena alasan IPK itu bisa diperbaiki,” terangnya. 

Namun, untuk keterisian persyaratan tak bisa dilakukan perbaikan. Misal pendaftar lupa tak mengunggah salah satu berkas, kemudian menyanggah itu tak  bisa dilakukan. (wi/dea)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news