Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik
Dua Bulan untuk Bahas KING

DPRD Bentuk Pansus Raperda RTRW 2021-2041

27 Juli 2021, 11: 42: 42 WIB | editor : Adi Nugroho

KING

JADI KAWASAN INDUSTRI: Pabrik di Kecamatan Rejoso saat kemarin sore. Kawasan Industri Nganjuk (KING) harus menyerap tenaga kerja local agar mengurangi pengangguran di Kota Angin. (Andhika Attar- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk harus ngebut membahas Kawasan Industri Nganjuk (KING). Karena berdasarkan surat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pemkab Nganjuk dan DPRD Kabupaten Nganjuk hanya diberi waktu dua bulan. Itu artinya, Perda RTRW 2021-2041 yang salah satunya berisi Kawasan untuk industri yang mencakup 16 kecamatan dari 20 kecamatan di Nganjuk harus sudah disahkan pada 17 September.

Jika, tidak selesai dua bulan maka akan diambil alih pemerintah pusat. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengatakan, DPRD akan membentuk panitia khusus (pansus) untuj membahas Raperda RTRW 2021-2041.

Harapannya, waktu dua bulan cukup untuk membahas raperda RTRW. “Raperda RTRW ini berlaku untuk 20 tahun ke depan, jangan sampai nasib Nganjuk malah yang menentukan pemerintah pusat. Kita harus bisa menentukannya sendiri,” ujarnya saat ditemui saat launching Teplekan di Pendapa Kabupaten Nganjuk (23/7).

Baca juga: Tebu 600 Ru di Ngasem Hangus Terbakar, Ternyata Ini Sebabnya

Kemarin, DPRD Kabupaten Nganjuk langsung membentuk pansus Raperda RTRW 2021-2041. Ketua pansus adalah Edi Santoso dari Partai Hanura. Sedangkan, wakil ketua pansus adalah Marianto dari PDI Perjuangan.

Setelah dibentuk pansus, Edi langsung memimpin rapat Raperda RTRW 2021-2041 di Gedung DPRD Kabupaten Nganjuk. Rencananya, rapat akan dilaksanakan setiap hari. “Kami harus segera menyelesaikan pembahasan Raperda RTRW 2021-2041,” tandasnya.

Edi mengatakan, meski ada waktu dua bulan tetapi dia menargetkan Raperda RTRW selesai dibahas bulan depan. Sehingga, bisa segera disahkan untuk menjadi Perda RTRW 2021-2041. “Perda RTRW itu sangat vital,” tandasnya.

Terkait dengan KING yang mencakup 16 kecamatan, Sekretaris DPC Partai Hanura Kabupaten Nganjuk ini akan membahasnya dengan insentif. Yang jelas, KING nanti harus bermanfaat untuk masyarakat Nganjuk. “Kami akan mempelajari dengan detai;,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi berharap, pembahasan raperda RTRW bisa berjalan dengan lancar dan tidak molor. Sehingga, Perda RTRW 2021-2041 bisa segera digunakan. Karena dengan adanya pandemic Covid-19, pengangguran di Kabupaten Nganjuk semakin meningkat. Harapannya, perda tersebut bisa menarik investor untuk membuka usaha di Nganjuk.

Kemudian, tenaga kerjanya harus lokal Nganjuk. “Silakan berinvestasi di Nganjuk. Kami akan mempermudah perizinannya asalkan tenaga kerjanya harus masyarakat Nganjuk,” ujarnya.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news