Sabtu, 18 Sep 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tebu 600 Ru di Ngasem Hangus Terbakar, Ternyata Ini Sebabnya

27 Juli 2021, 11: 01: 16 WIB | editor : Adi Nugroho

Kebakaran ngasem

CEK KEADAAN : Petugas Polsek Ngasem dan koramil sedang mengecek lokasi kebakaran lahan tebu di Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem (25/7). (Iqbal Syahroni - radar kediri)

Share this          

NGASEM, JP Radar Kediri – Si jago merah melahap tanaman tebu di lahan seluas sekitar 600 ru di Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Minggu sore (25/7). Diduga kebakaran di lahan milik perangkat desa itu akibat sampah yang dibakar sembarangan. 

Kerugian diperkirakan sampai Rp 40 juta. Kasihumas Polsek Ngasem Aipda Rafly Mahendra mengatakan, kejadiannya sekitar pukul 16.00. Kali pertama diketahui Erna, 50 warga Sukorejo, yang melihat seseorang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bakar-bakar sampah di sekitar lokasi. “Sempat diingatkan warga, karena berbahaya,” ungkapnya.

Namun saat ditegur, ODGJ itu kabur. Saat itu, api sudah menyambar ke tanaman tebu kering. Erna panik lalu minta tolong warga membantu memadamkan api. Kejadian dilaporkan petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri dan polisi.

Baca juga: Kang Marhaen Bagikan Sembako Teplekan ke Tukang Becak

Petugas damkar, Polsek Ngasem, dan koramil dengan cepat membantu memadamkan api. Setengah jam kemudian, api bisa dijinakkan. “Sekitar 30 menit,” terang polisi berambut cepak itu.

Petugas masih melakukan pembasahan sekitar pukul 17.00. Rafly mengatakan, sudah menemui Mujito, 59, yang diduga membakar lahan. Pihak keluarga dan perangkat desa mengatakan, Mujito menderita gangguan jiwa. Kasusnya diselesaikan dengan mediasi.(syi/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news