Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Features
icon featured
Features

SMK Al Huda Kota Kediri Gelar MPLS Daring untuk Siswa Baru

Kenalkan Hukum hingga Bahaya Radikalisme

21 Juli 2021, 20: 44: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

Kepala SMK Al Huda Kota Kediri Suhariyono saat membuka MPLS yang digelar secara daring.

Kepala SMK Al Huda Kota Kediri Suhariyono saat membuka MPLS yang digelar secara daring. (Heri Muda S - JP Radar Kediri)

Share this          

Kota, JP Radar Kediri - Pandemi Covid-19 belum usai, namun tahun ajaran baru sudah mulai berjalan. Beberapa sekolah di Kediri juga telah melaksanakan MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) untuk siswa barunya. Tak terkecuali SMK Al Huda Kota Kediri. Tak hanya kenalkan lingkungan sekolah, SMK Al Huda Kota Kediri juga menggandeng beberapa instansi terkait sebagai pemateri. Di masa PPKM Darurat kali ini, SMK Al Huda Kota Kediri kenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru secara online di channel YouTube resminya, kemarin.

Moechammad Suhariyono, Kepala Sekolah SMK Al Huda Kota Kediri menjelaskan, pihaknya menggelar MPLS selama enam hari berturut-turut. Panitia memberikan masing-masing satu materi setiap harinya. Materi disampaikan secara live di channel YouTube resmi sekolah. Pembawaan materi dikemas lebih kekinian dalam bentuk siaran podcast. Selama siaran terdapat pemantik yang memandu langsung berjalannya podcast. SMK Al Huda Kota Kediri juga telah memiliki studio untuk perekaman. Pemateri yang diundang berasal dari perwakilan Instansi yang berhubungan langsung dengan tema pembahasan. Seperti, Kacabdispendik, BNN, Polsek Kota Kediri, Kodim 0809 Kediri dan Puskesmas Balowerti.

Tim Puskesmas Balowerti berikan materi tentang pola hidup sehat.

Tim Puskesmas Balowerti berikan materi tentang pola hidup sehat. (Heri Muda S - JP Radar Kediri)

Materi-materi yang diberikan antara lain: pengenalan sekolah, pengenalan gejala dan penanganan penyakit HIV/AIDS, materi tentang bahaya mengonsumsi narkoba, pengenalan etika dalam berkendara dan KUHP, motivasi atau ESQ, dan diakhiri dengan materi bela negara, radikalisme dan terorisme. "Setelah semua materi selesai, kami adakan evaluasi dan penugasan lanjutkan bagi siswa yang belum menyelesaikan penugasan," tegas Suhariyono.

Dalam pelaksanaannya, Siswa baru diwajibkan mengikuti semua materi MPLS yang dibahas secara daring. Materi MPLS bisa ditonton langsung melalui channel YouTube resmi SMK Al Huda Kota Kediri TV. Siswa diwajibkan mengisi presensi kehadiran secara daring lewat link yang sudah disebar di grup kelas. Di setiap materi, siswa baru diberi penugasan yang wajib diisi dengan baik dan benar. "Kami kasih hadiah pulsa kepada 10 siswa pertama yang berhasil menjawab soal," tutur Pak Har, sapaan akrabnya.

MPLS dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMK Al Huda bersama Kacabdispendik Wilayah Kediri, Sumiarso. Kepala sekolah mengintruksikan agar kegiatan MPLS diperhatikan dengan seksama. Sebab, inilah langkah awal bagi siswa baru agar mengenal lingkungan sekolah. Mengingat, di masa pandemi banyak siswa yang kurang berkonsentrasi dengan materi yang diajarkan. "Kami buat reward pulsa gratis selama enam hari berturut-turut agar siswa bisa semangat saat daring," lanjut Suhariyono.

Petugas dari Kodim 0809 paparkan materi tentang bahaya radikalisme dan pentingnya bela negara

Petugas dari Kodim 0809 paparkan materi tentang bahaya radikalisme dan pentingnya bela negara (Heri Muda S - JP Radar Kediri)

Terpisah, Anassay Sabli Rizal, Ketua Panitia MPLS nenuturkan, MPLS daring ini adalah satu dari dua agenda pengenalan sekolah. Di MPLS sesi selanjutnya, siswa baru akan diajak panitia berkunjung ke sekolah secara langsung. Mereka akan mendapat materi serta dapat melihat langsung lingkungan sekolah dan tempat praktik di jurusannya masing-masing. Kemudian, siswa baru juga diajak berkenalan dengan guru-guru dan pegawai lainnya. "Kita akan rencanakan itu setelah PPKM darurat ini selesai," ujarnya.

Lebih lanjut, Anas menyampaikan, MPLS luring rencananya akan diterapkan secara terbatas. Yakni, siswa baru akan mendapat jadwal kunjungan bergilir. Jadwal dibuat sesuai jurusan. "Ini kami lakukan untuk meminimalkan kerumunan" jelas Anas.

Tahun ini, Alhamdulillah SMK Al Huda Kota Kediri dipercaya sebagai sekolah swasta terbaik. Terbukti dengan besarnya animo siswa yang ingin bisa menempuh Pendidikan di SMK Al Huda Kota Kediri. Ada enam keahlian yang bisa dipilih oleh siswa baru.  Anas berharap, agar pandemi Covid-19 cepat selesai. Sehingga, kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan maksimal dan siswa dapat memanfaatkan fasilitas-fasilitas sekolah yang sudah tersedia dengan sebaik-baiknya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news