Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pemuda Mojo Tenggelam saat Cuci Daging Kurban

21 Juli 2021, 15: 53: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

Tenggelam

LOKASI KEJADIAN: Petugas kepolisian menunjukkan lokasi korban hanyut saat cuci daging korban di Dusun Bangsongan, Sukoanyar, Mojo kemarin. (HUMAS POLSEK MOJO for Radar Kediri)

Share this          

MOJO, JP Radar Kediri - Nasib nahas menimpa Ismail, 19, warga Dusun Bangsongan, Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo kemarin (20/7). Ketika mencuci daging hewan kurban di Sungai Brantas, pemuda ini dikabarkan hilang. Diduga ia hanyut terbawa arus sungai.

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 09.45. Warga sempat melakukan pencarian. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri dan Tim Basarnas Trenggalek pun membantu melacak keberadaan Ismail.

“Proses pencarian hari ini (kemarin, red) dihentikan pukul 17.00. Korban masih belum ditemukan, kata Kasihumas Polsek Mojo Aiptu Didit Yulianto.

Baca juga: Hanyut! Penambang Pasir Asal Jombang Ditemukan di Mrican

Awal mula kejadian, menurutnya, saat Ismail mencuci jeroan daging kurban bersama tiga temannya di Sungai Brantas, Dusun Bangsongan. "Saat sedang mencuci, korban katanya tiba-tiba berenang ke sungai," ujar Didit. 

Setelah itu, Ismail diketahui hanyut terbawa arus dan tidak terlihat lagi di permukaan sungai. Tiga rekannya segera memberitahu pihak keluarga dan melapor ke Polsek Mojo sekitar pukul 11.15. 

Menerima laporan ini, Kapolsek Mojo AKP Priyono dan beberapa anggota langsung terjun ke tempat kejadian perkara (TKP). Polsek juga berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kediri untuk proses pencarian. "Kami laporkan ke BPBD supaya berkoordinasi dengan tim Basarnas," tutur Didit.

Kepala BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi mengatakan, tim Basarnas Trenggalek datang sekitar pukul 14.00. Mereka langsung melakukan pencarian. Hanya saja, sampai sore kemarin penelusuran keberadaan korban masih nihil. Karena itu, proses pencarian dihentikan pukul 17.00. "Belum ditemukan, pencarian akan dilanjut besok pagi (hari ini, Red)," ungkap Slamet. 

Menurutnya, belum diketahui pasti penyebab Ismail bisa tenggelam saat berenang di Sungai Brantas. Meski begitu, Slamet menegaskan, agar menunggu hingga korban ditemukan. Setelah itu, pihaknya baru bisa mengetahui kondisi jasadnya terlebih dahulu. 

"Belum bisa dipastikan penyebab tenggelam. Kami lakukan pencarian dulu dan lihat kondisi korban seperti apa," pungkasnya. (ica/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news