Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Gundi Berpeluang Gantikan Arbayana

21 Juli 2021, 12: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Gundi

Gundi Sintara (radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Gundi Sintara berpeluang besar kembali ke gedung DPRD Kabupaten Nganjuk. Karena Gundi meraih suara terbanyak dalam pemilihan legislatif 2019 di bawah Arbayana yang meninggal dunia pada Senin (19/7). Arbayana, anggota DPRD Kabupaten Nganjuk meninggal dunia karena Covid-19 di Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk. Sebelum terpapar Covid-19, Arbayana juga sering keluar masuk rumah sakit untuk cuci darah karena gagal ginjal.

Dalam pemilihan legislatif pada 2014, Arbayana berada di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Nganjuk yang meliputi Pace, Tanjunganom, dan Sukomoro meraih suara terbanyak, yaitu 6.809 suara. Sedangkan, Gundi yang berada di nomor urut dua meraih suara 3.142 suara. Dia menjadi peraih suara terbanyak kedua di Partai Demokrat untuk Dapil IV Nganjuk.

Sehingga, kemungkinan besar Gundi akan menggantikan Arbayana di kursi DPRD Kabupaten Nganjuk saat pergantian antar waktu (PAW) nanti.

Baca juga: Mengintip Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Nganjuk saat Idul Adha 1442 H

Ketika hal ini dikonfirmasikan, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nganjuk M. Fauzi Irwana mengatakan, saat ini Partai Demokrat masih berduka. Sehingga, belum membahas masalah PAW Arbayana di DPRD Kabupaten Nganjuk. "Untuk PAW nanti iya. Kami masih berduka," ujarnya saat dihubungi lewat ponselnya kemarin.

Meski demikian, Fauzi tidak membantah jika Gundi kemungkinan besar akan menggantikan Arbayana. Hanya saja, karena Arbayana baru meninggal dunia pada Senin (19/7), Partai Demokrat tidak mau membahas masalah PAW terlebih dulu. "Semua pengurus dan kader Partai Demokrat saat ini masih berduka atas kepergian Pak Arbayana," ujarnya.

Sementara itu, Gundi Sintara mengatakan, jika masalah PAW itu adalah kewenangan dari Partai Demokrat. Dia menyerahkan sepenuhnya ke Partai Demokrat. "Sekarang Partai Demokrat sedang berduka jika tidak etis jika berbicara masalah PAW Pak Arbayana," ujarnya.

Jika Gundi benar-benar terpilih menggantikan Arbayana maka politisi yang juga seorang akademisi dan advokat ini bukan orang baru di DPRD Kabupaten Nganjuk. Gundi tercatat sebagai anggota DPRD selama dua periode. Yaitu pada periode 2004-2009 dan 2009-2014. Saat itu dia masih tergabung di Partai Amanat Nasional (PAN).

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news