Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Puluhan Ribu Orang di Nganjuk Jadi Pengangguran

Angka Kemiskinan Naik, Marhaen Mendukung KEN

19 Juli 2021, 11: 26: 47 WIB | editor : Adi Nugroho

Kerja

KEMISKINAN NAIK: Pemulung mengangkut barang bekas dari TPA Kedungdowo kemarin. Pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Nganjuk meningkat. (Andhika Attar - radar kediri)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Pandemi Covid-19 sangat memukul sektor perekonomian di Kabupaten Nganjuk. Banyak perusahaan yang gulung tikar. Kemudian, pengusaha kecil juga harus bangkrut. Akibatnya, pengangguran di Kabupaten Nganjuk semakin membeludak. “Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Nganjuk mencapai 4,8 persen pada 2020,” ujar Plt Bupati Marhaen Djumadi.

Angka tesebut naik 1,58 persen dibandingkan TPT pada 2019. Karena TPT tahun 2019 sebanyak 3,22 persen. Berda sarkan data di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nganjuk, untuk 2020, orang yang menganggur sebanyak 26.523 orang. Angka tersebut naik jika dibandingkan tahun 2019. Karena di 2019 orang yang menganggur sebanyak 17.681 orang (selengkapnya lihat tabel).
Dengan naiknya pengangguran, kata Marhaen, angka kemiskinan di Kabupaten Nganjuk juga meningkat. Ber dasarkan data BPS Kabupaten Nganjuk, penduduk miskin di Kabupaten Nganjuk di 2020 sebanyak 122.730 jiwa. Angka itu lebih besar dibandingkan pada 2019. Jumlah penduduk miskin di 2019 hanya 118.510 orang.

Kondisi ini sebenarnya ironis. Karena Kabupaten Nganjuk saat ini memiliki banyak perusahaan besar. Bahkan, Kabupaten Nganjuk memiliki Kawasan Industri Nganjuk (King).
Atas persoalan itu, Marhaen mengatakan, berbagai kebijakan untuk memulihkan perekono mian akan dilakukan. Mulai dari menarik investor ke Nganjuk. Sehingga, lapangan pekerjaan bisa bertambah.

Baca juga: - NarsiCare -

Pengangguran

Kondisi Tenaga Kerja di Kabupaten Nganjuk (Grafis: Dedi Nurhamsyah - radarkediri.id)

Kemudian, meminta perusahaan-perusahaan besar yang ada di Nganjuk untuk mengutamakan anak-anak lokal Nganjuk. “Tenaga kerja asli Nganjuk harus mendapat prioritas,” ujarnya.
Selain itu, Marhaen juga membuat kebijakan yang mendukung pelaku UMKM Nganjuk berkembang. Salah satu yang sedang disiapkan adalah menciptakan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) di Jalan Ahmad Yani yang akan digarap mulai bulan depan. “KEN itu untuk meningkatkan perekono mian Nganjuk,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono berharap, Pemkab Nganjuk merealisasikan kebijakan untuk menyerap tenaga kerja. Angka penganguran tidak boleh terus naik. “Jika banyak yang nganggur maka kemiskinan akan meningkat,” ujarnya.
Tatit mengatakan, DPRD akan mendukung segala upaya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami akan mengawal pemkab merea lisasikan kebijakan-kebijakan untuk kesejahteraan masya rakat,” ujarnya.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news