Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Events
icon featured
Events
Cuaca

Fenomena Bediding Pagi dan Malam Hari

09 Juli 2021, 14: 58: 13 WIB | editor : Adi Nugroho

DINGIN: Pengendara sepeda motor mengenakan jaket ketika suhu dingin di traffic light Sukorame, Kecamatan Mojoroto kemarin.

DINGIN: Pengendara sepeda motor mengenakan jaket ketika suhu dingin di traffic light Sukorame, Kecamatan Mojoroto kemarin. (Ilmidza Amalia Nadzira - JP Radar Kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Kota Kediri mengalami fenomena bediding. Cuaca ekstrem ini terutama terjadi pada malam dan pagi. Suhu lebih dingin. Padahal saat ini memasuki kemarau.

Plt Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri Indun Munawaroh telah mendapat informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur terkait fenomena ini. Dia mengimbau, masyarakat tidak panic. Karena fenomena ini hal yang wajar.

“Rutin terjadi tiap tahun,” ujarnya. Biasanya suhu dingin menerpa pada pertengahan tahun. Juni hingga Agustus, tepat di musim kemarau.

Baca juga: 1.024 Personel Polresta Jalani Test Swab Antigen

Berdasarkan penjelasan BMKG, Indun mengatakan, selain menipisnya lapisan awan di langit, hal yang memengaruhi suhu dingin adalah masuknya musim dingin di Australia. “Penyebab lainnya posisi matahari berada di sisi utara khatulistiwa,” terangnya.

Untuk suhu dingin di wilayah Kediri, menurut Indun, masih di batas wajar. Masih di bawah 30 derajat Celcius. “Tapi kalau di daerah lain sudah di bawah 20 derajat. Fenomena ini merata di seluruh Jawa Timur,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dia meminta, masyarakat tidak panik terkait cuaca dingin yang menerpa ini. Indun mengaku, beberapa kali mendapat aduan dari masyarakat terkait suhu dingin pada akun media sosial BPBD Kota Kediri. (ica/ndr)

(rk/ara/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news