Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sales Semen Asal Kediri Kena 14 Bulan Penjara, Terbukti Lakukan Ini

23 Juni 2021, 11: 57: 39 WIB | editor : Adi Nugroho

penggelapan uang semen

TERBUKTI: Sidang penggelapan dengan media video conference di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri. (Ilmidza Amalia Nadzira – radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Menggelapkan dana konsumen milik perusahaannya, Fauzil Anam, 39, divonis 1 tahun 2 bulan (14 bulan) penjara. Warga Desa Mojosari, Kecamatan Kras ini dinyatakan terbukti melanggar pasal 374 KUHP juncto pasal 64 ayat 1 KUHP tentang penggelapan.

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan melanggar hukum berdasarkan bukti-bukti, keterangan para saksi, dan fakta persidangan,” ujar ketua majelis hakim Novi Nuradhayanty dalam sidang video conference di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri kemarin.

Putusan ini lebih ringan satu bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Ashar. Sebelumnya Anam dituntut 15 bulan. “Hal-hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan selama persidangan kooperatif,” kata Novi.

Baca juga: 11 Positif Covid-19 di Nganjuk, Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi

Kasus bemula ketika Anam bekerja sebagai sales di distributor semen di area Karesidenan Kediri. Pada 4 Maret 2019 hingga Juli 2020 dia dilaporkan menggelapkan dana customer senilai Rp 24,4 juta. “Penggelapan dengan cara memalsukan kuitansi. Beberapa konsumen mendapatkan pemberitahuan penagihan utang padahal sudah membayar lunas,” ungkap Ashar.

Barang bukti yang menjadi alat bukti persidangan adalah 19 kuitansi palsu dengan stempel palsu, buku tabungan, dan HP terdakwa.  Menanggapi vonis ini, Anam masih pikir-pikir. (ica/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news