Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Rp 2,9 Miliar untuk 2 Jembatan di Plosoklaten dan Pare

20 Juni 2021, 19: 22: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

Jembatan

DIPERBAIKI: Jembatan Ringin Gong, Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten kemarin (19/6). (Dewi Ayu Ningtyas - radar kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Pemkab Kediri kian gencar lakukan perbaikan infrastruktur. Tak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp 2,9 miliar digelontorkan untuk pembangunan dua jembatan di ruas Jalan Plosoklaten – Gedangsewu, Kecamatan Pare.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Kediri di Jembatan Ringin Gong, Desa Sumberagung, Plosoklaten, kemarin (19/6) sekitar pukul 14.00 – 15.00,  pembongkaran jembatan sudah dilakukan. Satu alat berat dikerahkan untuk tahap pengerukan. 

“Dua proyek sudah selesai lelang,” ujar Kasi Perencanaan Teknis Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Yudit Praminata. 

Baca juga: Membumikan Mars Pancasila di Kediri, Mengenalkan Keperkasaan Garuda

Karena pembangunan sedang berlangsung, arus lalu lintas tak dapat dilalui kendaraan roda empat. Akibatnya, arus dialihkan melalui simpang empat Pasar Pranggang, Plosoklaten. Sedangkan untuk kendaraan roda dua masih bisa melintas melalui jembatan darurat di sisi timur dengan lebar sekitar satu meter dan panjang lima meter. 

Terkait dengan perbaikan infrastruktur jembatan, Pemkab Kediri memang melakukan perbaikan total untuk dua jembatan. Yakni di Desa Sumberagung, Kecamatan Plosoklaten dan Desa Sidorejo, Pare. Dua proyek tersebut sumber anggarannya berasal dari dana alokasi umum (DAU) anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2021 sebesar Rp 2,9 miliar.

Yudit mengungkapkan, dua jembatan tersebut memang perlu dilakukan perbaikan. Sebab, kondisi ruas jalan yang sudah dilebarkan dengan konstruksi rigid pavement. Sebelumnya lebar jembatan lima meter, sedangkan lebar jalan saat ini sembilan meter. “Kita bongkar karena itu perlu peninggian,” terangnya.

Peninggian tersebut lantaran konstruksi jalan sebelumnya dan setelah pelebaran dengan jembatan memiliki jarak ke dalam sekitar lima meter. Akibatnya, kondisi jalan rigid pavement lebih tinggi daripada jembatan sebelum dibongkar. 

Kapan target tuntas? Yudit menegaskan, dari kontrak sudah ditargetkan selesai Desember tahun ini. “Pekerjaan bisa berlangsung dengan lancar, untuk kuantitas dan kualitas (jembatan) bisa terpenuhi serta selesai tepat waktu sehingga membantu pergerakan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (wi/baz) 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news