Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Empat Calon Jamaah Haji di Kota Kediri Tarik Biaya Pelunasan

12 Juni 2021, 20: 08: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

Ibadah Haji

Ibadah Haji (radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri - Sejumlah calon jamaah haji (CJH) di Kota Kediri mulai menarik biaya pelunasan ibadah haji. Hal tersebut menyusul kepastian pembatalan keberangkatan CJH ke Tanah Suci tahun ini.

          Di Kota Kediri, dari total 273 CJH, setidaknya ada empat orang yang sudah menarik biaya pelunasan ibadah haji mereka. Adapun ratusan lainnya belum melakukan pengambilan. 

          Hal tersebut diungkapkan oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kota Kediri Tjitjik Rahmawati. Sejak diumumkan pembatalan keberangkatan haji minggu lalu, menurutnya memang ada beberapa orang yang menarik biaya pelunasan. “(Penarikan biaya pelunasan, Red) tidak berpengaruh pada keberangkatan tahun depan,” kata Tjitjik.
          CJH yang menarik biaya pelunasan, lanjut Tjitjik, tetap akan diprioritaskan keberangkatannya tahun depan. Apalagi, alasan CJH menarik biaya pelunasan karena faktor ekonomi.

Baca juga: Luqman Karim, Jus Buah Majanya Diminati Hingga Sumatera dan Kalimantan

Untuk diketahui, pembatalan keberangkatan haji sudah terjadi dua kali berturut-turut selama dua tahun terakhir. Pandemi Covid-19 membuat jamaah belum bisa mengunjungi Tanah Suci. 

          Meski ada CJH yang melakukan penarikan biaya pelunasan, Tjitjik memastikan belum ada CJH yang mundur akibat gagal berangkat tahun ini. “Termasuk laporan kematian juga tidak ada,” jelasnya sembari memastikan CJH yang berangkat tahun depan tetap 273 orang.

          Tjitjik menegaskan, penundaan keberangkatan hanya berdampak pada

perubahan paspor. Terutama untuk masa aktif. Bagi CJH yang sudah kedaluarsa akan diberi waktu untuk mengurus ulang. Biaya perubahan paspor semuanya akan dikembalikan kepada CJH masing-masing.

Sementara itu, hingga kemarin calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Kediri belum ada yang mengambil uang pelunasan. Agaknya ribuan orang tersebut berharap bisa mendapat prioritas keberangkatan tahun depan.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Kediri Abdul Kholiq Nawawi mengatakan, dari total 1.321 CJH, belum ada satu pun yang mengambil uang pelunasan. “Sampai sekarang kami belum menerima pengajuan pembatalan kursi atau tabungan,” ujarnya.

Lebih jauh Kholiq menjelaskan, CJH yang gagal berangkat dan tidak mengambil uang pelunasan tetap masuk prioritas untuk keberangkatan tahun depan. Kholiq menyebut kemenag akan memberi penjelasan terkait hal itu kepada para CJH.

Termasuk penjelasan tentang detail pembatalan keberangkatan CJH tahun ini. “Masyarakat hanya mengetahui gagal berangkat. Konsekuensi lainnya akan dijelaskan,” lanjutnya sembari menyebut kemenag akan mengundang kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH), ketua rombongan, biro travel dan haji, serta ormas.

Bagaimana dengan CJH yang akan mengambil uang pelunasan? Kholiq menegaskan, CJH tinggal datang ke kantor Kemenag Kabupaten Kediri dengan membawa persyaratan.  Mulai bukti setoran, fotokopi buku tabungan, fotokopi KTP, dan menyertakan nomor ponsel.

Persyaratan tersebut menurut Kholiq akan diverifikasi oleh Kantor Kemenag Kabupaten Kediri. Adapun proses selanjutnya ditangani oleh Kemenag Pusat. (rq/wi/ut)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news