Rabu, 28 Jul 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

SLG Tetap Tutup, Bagaimana dengan Sumber Podang, Kelud, dan Dolo?

12 Juni 2021, 19: 33: 17 WIB | editor : Adi Nugroho

simpang lima gumul

BERMASKER: Seorang warga berada di depan Monumen SLG kemarin. Meskipun ditutup, masih banyak warga yang memanfaatkan lokasi itu untuk berswafoto. (Dewi Ayu Ningtyas - radar kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Masuk lima terbaik daerah yang serapan vaksinasinya tinggi di Jatim tak mengubah sikap Pemkab Kediri terkait pembukaan kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG). Pemkab belum memiliki rencana membuka kawasan itu dalam waktu dekat.

“Sejauh ini belum ada rencana pembukaan SLG,” ujar Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

Alasannya, kasus Covid-19 masih fluktuatif. Saat ini pemkab fokus pada upaya mengontrol tren kasus. Apalagi status Kabupaten Kediri kembali ke zona oranye.

Baca juga: Dua Perangkat Desa Sugihwaras Disidang

Soal serapan vaksinasi, Bupati Dhito mengakui memang hasil yang patut disyukuri. Mereka bisa menjadi peringkat lima terbaik untuk umum dan tiga terbaik kelompok lanjut usia (lansia). Namun, kasus aktif masih tergolong tinggi.

Hal itu yang menjadi pertimbangan Bupati Dhito tetap meneruskan kebijakan penutupan kawasan Monumen SLG. Tenggatnya juga belum bisa dia tentukan.

“Jadi kita belum ada rencana untuk membuka ruang publik yang sifatnya menimbulkan kerumuman,” ungkap bupati termuda ini.

Bagaimana dengan tiga tempat wisata yang pembukaannya sudah diuji coba sejak Februari lalu? Menurut Dhito, berbeda dengan kawasan Monumen SLG, pembukaan tiga tempat wisata itu masih bisa dikontrol. Selama ini pemkab terus melakukan pemantauan dan pengecekan. Sedangkan kawasan SLG merupakan jalan protokol. “Sehingga tidak bisa memantaunya,” dalih alumnus Universitas Gajah Mada ini.

Sebelumnya, pemkab telah melakukan uji coba pembukaan tiga tempat wisata. Lokasi yang diuji coba adalah wisata Gunung Kelud di Kecamatan Ngancar,  wisata Sumber Podang di Kecamatan Semen, dan air terjun Dolo, Besuki, di Kecamatan Mojo.

Di sisi lain, pemkab juga terus menggenjot program vaksinasi. Mulai Kamis (10/6) telah dimulai vaksinasi serentak di 37 puskesmas. Pemkab menargetkan jumlah peserta vaksinasi bisa mencapai 3.900 orang.

Hingga saat ini stok vaksin masih sekitar 200 ribu dosis. Jumlah itu untuk tak hanya untuk sektor pelayanan publik dan para lanjut usia (lansia). Juga sudah mulai menyasar masyarakat rentan, yaitu pra-lansia.

“Nanti sasaran ke depan masih ada santri, pengasuh pondok (pesantren), dan keluarga nakes (tenaga kesehatan, Red),” terang Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bambang Triyono Putro, sembari menyebut pelaksanaan vaksinasi berlangsung di 69 fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh Kabupaten Kediri.

Sementara itu, vaksinasi di Desa Tenggerkidul, Kecamatan Pagu, kemarin diwarnai pemulangan sebagian peserta. Sebab, jumlah yang datang melebihi jatah vaksin yang ada.

“Terpaksa kami pulangkan karena jatah harian vaksin tidak mencukupi,” kata Kepala Desa Tenggerkidul Imam Sumbaji.

Jatah vaksin harian untuk desa itu adalah 490 dosis. Namun, yang datang lebih dari 500 orang.

Membeludaknya peserta itu ada kelompok lansia yang datang. Padahal, jatah mereka sudah berlalu. Saat itu, mereka tak mendatangi vaksinasi meskipun sudah diundang.

“Dulu (jatah lansia, Red) yang diundang 200-an orang. Yang hadir mungkin tidak sampai 50 persennya. (Lainnya) ikut hari ini (kemarin, Red),” jelas Imam.

Meningginya animo warga itu juga terkait dengan ancaman sanksi yang dicantumkan dalam undangan. Bagi yang menolak vaksinasi, warga terancam kehilangan jatah bantuan sosial terkait Covid-19.

Membeludaknya warga membuat petugas harus kerja ekstra. Petugas memilah dan memulangkan warga yang bukan dan belum jadi prioritas. Mereka diminta datang lagi pada vaksinasi Kamis (17/6) mendatang. “Ini juga mulai dikebut lagi, Mas,” ujar Bhabinkamtibmas Tenggerkidul Bripka Erwan Subagyo.

“Ini tadi saja juga mengambil dosis tambahan. Awalnya ada 400 yang tervaksin, mengambil lagi untuk menghabiskan sisa warga yang tidak masuk kloter yang dipulangkan untuk ikut vaksin besok Kamis (17/6),” imbuh Erwan. (wi/syi/fud)

Data Sebaran Kabupaten Kediri

Konfirmasi            : 4955+12
Aktif                     : 84 +5
Sembuh                : 4393+7
Meninggal             : 478

(rk/syi/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news