Rabu, 23 Jun 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Cari Rumput di Banyakan, Petani Temukan Bom Mortir Zaman Belanda

11 Juni 2021, 15: 17: 18 WIB | editor : Adi Nugroho

bom mortir banyakan

TEMUAN BAHAYA: Tim penjinak bom Kompi 1 Batalyon C Satuan Brimob Polda Jatim mengamankan mortir yang ditemukan di hutan Sumberbentis, Dusun Ngesong, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan.

Share this          

BANYAKAN, JP Radar Kediri – Warga Dusun Ngesong, Desa Manyaran, Kecamatan Banyakan heboh kemarin (10/6). Itu setelah seorang warga menemukan bom mortir sepanjang 40 sentimeter (cm) di hutan Sumberbentis sekitar pukul 10.24.

“Mortir ini diduga peninggalan zaman penjajahan Belanda,” kata Kasihumas Polsek Banyakan Aiptu Nanang Setyawan.

Adalah Suparni, 52, petani Ngesong, yang kali pertama menemukannya. Saat itu ia hendak mencari rumput untuk pakan kambing. Sampai di petak 130 blok Watu Abang Suparni mengetahui barang berupa besi. Curiga, ia memberitahu Sutoyo, tetangganya.

Baca juga: Mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman Mendekam 11,5 Tahun di Penjara

Informasi ini lalu dilaporkan pada Suntoko, pemangku hutan Sumberbentis. Kemudian diteruskan ke Polsek Banyakan. “Kami cek ke lokasi ternyata benar ada mortir menancap di tanah,” ujar Nanang.

Setelah itu petugas memasang garis polisi. Kapolsek Banyakan AKP Wahana koordinasi dengan Polres Kediri Kota. Kabagops Kompol Abraham Sissik pun mendatangkan Detasemen Gegana Brimob Polda Jatim. ”Kami khawatir mortir berdiameter 9 sentimeter itu masih aktif,” papar Nanang.

Tak lama tim penjinak bom (jibom) Kompi 1 Batalyon C Satuan Brimob Polda Jatim tiba di lokasi. Tim jibom melakukan disfosal selama dua kali, pukul 15.45 dan 16.00 di lahan Perhutani yang jauh dari pemukiman penduduk. “Sekitar radius 10 kilometer dari pemukiman penduduk,” ujar Abraham. Pemusnahan dilakukan oleh 5 anggota jibom. (ica/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news