Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Pacar Diejek, Main Keroyok, Pemuda Asal Semampir Disidang

10 Juni 2021, 13: 10: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

keroyok mojoroto

TERDAKWA: Mino Feri dan Adam Jaya mengikuti sidang lewat layar monitor. (Ilmidza Amalia Nadzira – radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri –   Pernah dihukum karena kasus narkoba, Mino Feri Setiawan, 26, kembali diadili di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri kemarin (9/10). Tapi kali ini, warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri itu disidang karena mengeroyok Ardya, 17, warga Lebak, Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto.

Mino mengeroyok bersama Adam Jaya Mahendra, 20, warga Kelurahan/Kecamatan Mojoroto. Gara-garanya, Mino tak terima Sela, 17, pacarnya asal Bandarlor, diejek oleh Fela, 17, pacar Ardya. Dia membela harga diri kekasihnya.

“Kedua terdakwa melakukan pengeroyokan karena tidak terima pacar Mino yang bernama Sela diejek harga dirinya oleh pacar Ardya,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Ashar dalam persidangan telekonferensi itu.

Baca juga: Antrean BTS Meal Membludak, Ini Sanksi untuk Gerai McDonald's Kediri

Ejekan Fela pada Sela dilontarkan lewat percakapan WhatsApp (WA). Dia mengatakan, alat kelamin Sela bisa dimasukkan botol. Sela lalu mengadu pada Mino. “Terdakwa bersama Adam langsung menghampiri Ardya,” kata Ashar.

Dua pemuda ini mengajak Ardya yang berada di Lebaktumpang ke Semampir. Di bawah Jembatan Semampir, Mino dan Adam menghajarnya. Pacar Fela ini digebuki sampai babak belur. Tak hanya dipukul dengan tangan kosong. Namun, Adam sempat mengepruknya menggunakan batu.

Akibatnya, Ardya mengalami luka-luka di bagian mata dan belakang kepala akibat hantaman batu. Dia sempat berobat ke rumah sakit. Merasa diperlakukan semena-mena, Ardya tak terima. Dia pun melaporkan perbuatan Mino dan Adam ke polisi. Kedua pemuda itu pun akhirnya diamankan.

Ashar menyatakan, kedua terdakwa dijerat pasal berlapis. Yakni, pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan.

Demi membuktikan perkara ini, JPU menghadirkan tiga saksi. Selain Ardya, Sela dan Panji pun datang. Panji adalah teman Mino dan Adam yang berada di lokasi pengeroyokan. Dialah yang melerai tindakan dua temannya.

Setelah mendengar keterangan saksi JPU, ketua majelis hakim Hendra Pramono menunda persidangan hingga pekan depan. Agenda sidangnya adalah tuntutan. (ica/ndr)

 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news