Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Korona di Kediri: Vaksinasi Guru 6,2 Ribu Hampir Tuntas

08 Juni 2021, 14: 44: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

pakai masker

TAAT PROKES: Warga memakai masker. (Dewi Ayu Ningtyas - radar kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Lampu hijau pelaksanaan PTM tak terlepas dari progres vaksinasi yang terus berlangsung hingga saat ini. Salah satunya, vaksinasi yang menyasar ke kalangan pendidik sudah nyaris tuntas.

“Untuk vaksinasi guru sudah hampir selesai, kecuali yang memang ada kontra-indikasi,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri Bambang Triyono Putro kemarin (7/6).

Guru yang sudah menjalani vaksinasi itu juga termasuk yang ada di bawah naungan Kemenag. Totalnya, sebanyak 6.285 guru tuntas vaksinasi tahap pertama. Sedangkan untuk tahap kedua sebagian besar juga sudah menjalani.

Baca juga: PTM di Kediri: Pemkot – Pemkab Beri Lampu Hijau di Semua Level

Untuk perkembangan vaksinasi tahap kedua, sejauh ini masih menyasar kalangan pra-lansia, lansia, dan pelayan publik. Untuk stok vaksin, Bambang memastikan jumlahnya aman. Total ada sekitar 200 ribu dosis. Dari jumlah tersebut terbagi separo dosis untuk vaksinasi dosis kedua.

Sementara itu, untuk tren kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri masih fluktuatif. Angka kenaikan dan penurunan kasus harian sulit diprediksi. Meski demikian, bed occupancy ratio (BOR) atau kapasitas hunian pasien di RS masih dalam kategori aman dengan kecenderungan fluktuatif. Dalam beberapa hari pun kenaikannya belum signifikan. “Itu karena kasus kembali turun, termasuk hunian isolasi Covid-19 yang masih aman,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kediri.

Terkait dengan kondisi BOR yang terbilang aman tersebut berada di angka 17 persen. Kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar sebulan.

Terpisah, Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi mengatakan, untuk mencegah penyebaran kasus pihaknya akan tetap berupaya mengoptimalkan peras posko PPKM Mikro di tiap desa. Total ada 343 desa. “Pemantauan dilakukan di tingkat RT masing-masing,” ujarnya

Meski demikian, Slamet menegaskan, masyarakat tak boleh lengah. Hal tersbeut lantaran saat ini Kabupaten Kediri masih berada di zona oranye. Dalam beraktivitas sehari-hari pun diharapkan masih menerapkan protokol kesehatan.

Dua Hari Kasus Covid-19 Melandai   

Dari Kota Kediri, penyebaran virus Covid-19 menunjukkan tanda-tanda menurun. Selama dua hari, tidak ada tambahan penderita. Kasus konfirmasi juga terhenti di angka 1.413 hingga kemarin. Sedangkan kasus aktif yang masih dipantau sebanyak sepuluh kasus.

Meskipun tak ada penambahan kasus, Kota Kediri masih berada di zona oranye. Dengan status rikonya di level sedang, skornya 2,39. “Walau tidak ada tambahan konfirmasi, indikator lainnya masih jadi pertimbangan,” terang Juru Bicara GTPP Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima.

Menurut dokter berkaca mata ini, tidak ada satu pun pasien terkonfirmasi menjalani isolasi mandiri. Semuanya, dirawat di rumah sakit. Termasuk pasien suspek. Sejauh ini, kasus suspek bertambah satu menjadi 21 kasus.

Pihak GTPP juga terus melakukan skrining. Petugas menggeber rapid test. Kemarin, jumlah yang di-rapid test sebanyak 83 orang. Dari jumlah tersebut, sembilan orang dinyatakan reaktif. Jika ditotal, jumlah orang yang sudah diskrining lewat rapid test sebanyak 15.770. (wi/rq/fud)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news