Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Bolos Apel, ASN Nganjuk Bakal Kena Potong Tunjangan Kinerja

Sekda M. Yasin Sidak Mal Pelayanan Publik

08 Juni 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Absen

HADIR: Salah seorang ASN di Pemkab Nganjuk mengisi bukti kehadiran dengan alat pemindai yang ada di kantor sekretariat daerah kemarin. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pemkab Nganjuk memberlakukan sanksi bagi aparatur negeri sipil (ASN) yang tidak apel pagi. Sanksi yang diberikan tak tanggung-tanggung. Pemotongan tunjangan kierja diberikan. “Tunjangan kinerja akan dipotong 2 persen jika bolos apel pagi,” tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk M. Yasin kemarin.

Yasin mengatakan, apel pagi merupakan salah satu bentuk kedisiplinan pegawai. Praktis, hal tersebut juga akan menjadi salah satu faktor penilaian kedisiplinan untuk mendapatkan tunjangan kinerja setiap bulannya. Namun, karena saat ini masih pandemi Covid-19 maka apel pagi hanya dilaksanakan setiap hari Senin. “Apel pagi dilaksanakan pukul pukul 07.30 WIB,” ujarnya.

Namun demikian, bagi ASN yang sakit, cuti tahunan, melahirkan atau tugas luar daerah diizinkan tidak mengikuti apel pagi. Mereka juga tidak dipotong tunjangan kinerja. “Harus ada surat keterangan dari dokter atau pimpinan. Sedangkan, yang dinas luar kota harus menunjukkan surat tugas,” terang mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Sepeda Motor Jupiter Tabrak Truk di Bagor

Sidak

CEK PELAYANAN MASYARAKAT: Sekda Mokhamad Yasin sidak di Mal Pelayanan Publik kemarin. (Habibah A. Muktiara - radarkediri.id)

Sementara itu, Kabag Organisasi Pemkab Nganjuk Eko Sutrisno mengatakan, sanksi pemotongan tunjangan kinerja untuk memberi efek jera bagi para ASN yang suka bolos apel. Ini juga sebagai upaya mendisiplinkan ASN. “ASN harus profesional dan melayani masyarakat dengan maksimal,” ujarnya.

Untuk diketahui, apel pagi dilaksanakan di masing-masing satker. Peserta wajib mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Selain pemberlakuan sanksi potong tunjangan kinerja, Sekda M. Yasin juga menggelar inspeksi mendadak (sidak) kemarin.

Sidak dilaksanakan Mal Pelayanan Publik (MPP) Nganjuk. Ini dilakukan setelah ada keluhan di medsos terkait jam pelayanan yang hanya satu jam. Ternyata, saat disidak kemarin, pelayanan berlangsung normal. “Memang sempat tutup karena ada yang positif Covid-19. Sekarang sudah normal lagi pelayanannya,” ujar Yasin.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news