Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Masih Pucat, Kang Marhaen Pimpin Rapat di Nganjuk

08 Juni 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Wabub

PROFESIONAL: Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melambaikan tangan saat meninggalkan ruang kerjanya kemarin petang. Meskipun masih belum fit sepenuhnya, ia tetap menjalankan kewajibannya berdinas. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mulai kembali beraktivitas. Kemarin, Kang Marhaen sudah ngantor di Kantor Pemkab Nganjuk. Namun seharian, Kang Marhaen tidak menghadiri kegiatan di luar kantor. Dia fokus mengerjakan tugas-tugas di Ruang Wakil Bupati Nganjuk. Kang Marhaen juga menerima banyak tamu di ruang kerjanya. Mulai staf hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Bahkan, Kang Marhaen juga menggelar rapat internal dengan Sekda Mokhamad Yasin dan kepala satker. Setelah seharian ngantor, Kang Marhaen baru pulang sekitar pukul 17.00 WIB. “Pelayanan kepada masyarakat tetap yang utama. Jadi, saya masuk hari ini (kemarin, red),” ujar Kang Marhaen saat ditemui wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin sore.

Kang Marhaen mengatakan, selama menjalani perawatan dan recovery sejak Senin (31/5) hingga Minggu (6/6), banyak pekerjaan menumpuk. Oleh karena itu, Marhaen memaksakan diri untuk ngantor kemarin. “Jumat (4/6) setelah boleh pulang dari RSUD Nganjuk, saya masih sempat menandatangani beberapa berkas karena memang sangat mendesak,” ujarnya. .

Kang Marhaen mengaku bahwa kondisinya telah jauh membaik. Meskipun begitu, raut wajah lelah dan pucat masih terlihat jelas. Hal itu karena dia menderita tekanan darah tinggi. “Kadang-kadang bagian belakang kepala ini juga masih sakit,” ujarnya.

Baca juga: Sumani, Pengoleksi Benda Antik asal Kecamatan Berbek

Hanya saja, Kang Marhen enggan menjadikan kondisi kesehatan untuk berlama-lama tidak ngantor. Karena dia adalah Plt Bupati Nganjuk. Sehingga, tanggung jawab yang diembannya sangat besar. 

Lebih jauh, politisi dari PDI Perjuangan ini berharap, apa dilakukannya ini menjadi motivasi aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Nganjuk. Sehingga, pelayanan di masyarakat di masyarakat semakin baik. “Bupati dan ASN itu pelayan masyarakat. Jadi kita yang melayani bukan kita dilayani masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kang Marhaen sempat dilarikan ke RSUD Nganjuk lantaran kondisi badannya drop pada Senin malam (31/5). Diduga Kang Marhaen  mengalami kelelahan karena padatnya jadwal selama seminggu. Tekanan darah Kang Marhaen juga sempat tinggi. Sehingga, Kang Marhaen harus dirawat intensif di Grha Alamanda RSUD Nganjuk hingga Jumat (4/6).

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news