Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Warga Ngadiluwih Ditemukan Tewas di Rejomulyo, Ini Sebabnya

07 Juni 2021, 18: 25: 44 WIB | editor : Adi Nugroho

mati

NAHAS: Petugas kepolisian memeriksa korban meninggal dan TKP sawah tebu di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota Kediri. (HUMAS POLRES KEDIRI KOTA for radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Nahas nasib Sumadi Hasan, 52, warga Dusun Kendal Doyong, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih. Ketika mencari pakan sapi, buruh harian lepas ini malah meninggal di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Ni Ketut Suarningsih mengatakan, dari hasil pemeriksaan identifikasi dan tim dokter RS Bhayangkara Kediri tidak ditemukan bekas tanda kekerasan. Sumadi diduga meninggal karena sakit.

Baca juga: Belum Cukup! Duet Striker Persik Bagas dan Ridwan Butuh Tandem Asing

Sebab, lanjut Ketut, menurut keterangan keluarga, sebelum berangkat cari pakan sapi, korban mengeluh tak enak badan. “Pihak keluarga menerima dengan ikhlas,” jelasnya.

Polisi telah meminta keterangan tiga saksi. Yaitu Santoso, 40, warga Desa Banjarejo, Ngadiluwih; Sutopo, 50, Desa Blabak, Kandat; dan Kamsuri, 66, warga Manisrenggo, Kecamatan Kota Kediri. Mereka tak jauh dari lokasi korban ditemukan. “Saksi Santoso menjelaskan, korban datang di lokasi penebangan tebu untuk cari momol (daun tebu) pakan sapi. Dia sempat bilang pada saksi jika badannya capek dan kepalanya pusing,” ungkap Ketut.

Setelah mendapat momol, Sumadi membawanya ke tepi jalan. Tiba-tiba dia jatuh dan merintih kesakitan. Ketiga saksi melihatnya. “Tapi tak berani menolong karena takut Covid-19," kata Ketut. Selanjutnya kejadian dilaporkan RT diteruskan ke polisi. (ica/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news