Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Features
icon featured
Features

Dokter Agung Wibowo: Puluhan Tahun Jadi Dokter Pondok Gontor

06 Juni 2021, 13: 30: 12 WIB | editor : Adi Nugroho

dokter agung wibowo

BERPENGALAMAN: dr Agung Wibowo, Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Siti Khodijah Gurah. (DEWI AYU NINGTYAS - radar kediri)

Share this          

Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum. Agung Wibowo juga menikmati tugasnya menjadi dokter di Pondok Gontor.

Apa kesibukan selain menjadi dokter umum di RS Siti Khodijah?

Saya juga melayani di Pondok Gontor 3. Menanamkan amal kita agar santri dan pengurus pondok lebih disiplin prokes yang tidak mudah.

Baca juga: Kasus Korupsi Jembatan Brawijaya Kediri: Ada Transfer Miliaran Rupiah

Mulai kapan menjadi dokter di Pondok Gontor?

Sejak tahun 2003 saya sudah di Pondok Gontor. Datang dua kali seminggu, tapi kalau dapat telepon dan perlu segera ditangani, saya akan segera datang datang.

Apa saja kendala yang dihadapi selama menjadi dokter pondok?

Saat harus menjelaskan pentingnya prokes. Itu tidak mudah. Karena latar belakang ustad dan santri yang beragam. Itu tantangan saya dan bagaimana ilmu yang saya punya bisa tersalurkan ke mereka. Selain itu, saya juga bisa mengejar ilmu agama dan  bekerja di tempat umum sekaligus

Apa saja suka duka menjadi dokter pondok?

Saya kira semua suka. Saya nikmati, jadi saya banyak belajar.

Apa yang paling berkesan selama menjadi dokter pondok?

Ketika menangani santri dari luar negeri yang baru. Seperti Thailand yang bahasanya lain dengan di sini. Saya harus bawa terjemahan ketika tidak paham. Menyenangkan. Saya sebagai dokter pondok tidak mengharapkan materi tetapi kebarokahan ilmu.

Bagaimana menyadarkan kalangan pondok yang memiliki sudut pandang yang berbeda dari umumnya?

Sebenarnya di Pondok Gontor ini memiliki santri dari berbagai daerah Indonesia bahkan seluruh negara. Saya ingin memberikan pencerahan bahwa mencegah lebih mudah daripada mengobati. Untuk sekarang misalnya, terjadi Pandemi Covid-19 maka kita harus memberikan contoh prokes. Itu sebagai pendidikan karakter melalui cuci tangan sebelum makan hingga memakai masker dan harus kita praktikkan langsung.

Sejauh ini bagaimana upaya menanamkan kebiasaan bersih pada santri?

Itu tidak mudah, menanamkan kebiasaan bersih yang baik seperti etika batuk harus menutup dengan tisu atau dengan lengan bagian bawah. Tidak berdahak di sembarang tempat butuh waktu dan contoh.

Rencana pelayanan kepada santri pondok seperti apa saat pandemi ini?

Saat ini di panti yang kita lakukan yakni menjaga mereka agar tidak terpapar dengan masyarakat umum. (wi/dea)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news