Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Events
icon featured
Events
DIALOG JUMAT

Sisa Zakat Fitrah untuk Masjid

28 Mei 2021, 11: 47: 52 WIB | editor : Adi Nugroho

Dialog Jumat

Dialog Jumat

Share this          

Assalamualaikum wr wb.

Mohon penjelasan, bila terdapat sisa zakat fitrah (berupa beras) bolehkah dijual? Lalu, uang hasil penjualannya untuk diinfakkan ke masjid? Terima kasih.

(Iqbal, 085731214xxx)

Baca juga: Kampung Kauman, Dirikan Masjid karena Permintaan Belanda (30)

Jawaban:

 

Waalaikumsalam wr wb. Umat Islam wajib mengeluarkan zakat fitrah setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kewajiban zakat fitrah ini berlaku untuk orang dewasa maupun anak-anak, laki-laki maupun perempuan, orang merdeka maupun hamba sahaya. Syarat wajib mengeluarkannya apabila seseorang mempunyai kelebihan makanan pokok untuk dirinya dan keluarganya selama malam dan siang hari raya Idul Fitri.

Kewajiban zakat fitrah ini didasarkan beberapa hadis Nabi, di antaranya riwayat Ibn Umar bahwa Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah pada Ramadan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum. Dibayarkan sebelum orang-orang melaksanakan salat Idul Fitri. Dalam mazhab Syafi’i, satu sha’ setara dengan 2.176 gram (dibulatkan menjadi 2,5 kilogram). Sementara pendapat lainnya menyatakan satu sha’ setara dengan 2.751 gram (dibulatkan menjadi 3 kg). Dengan demikian, membayar zakat fitrah dengan beras 2,5 kilogram sudah sah. Dan kalau dilebihkan menjadi 2,7 kilogram atau 3 kilogram, maka melebihkan itu lebih utama.

Zakat fitrah dapat diberikan langsung kepada penerima zakat atau melalui lembaga amil zakat (LAZ)/badan amil zakat (BAZ). Selanjutnya LAZ/BAZ memprioritaskan pembagian zakat fitrah untuk fakir miskin. Sehingga pada hari raya Idul Fitri tidak ada orang yang kelaparan atau meminta-minta. Hal ini seperti dalam hadis Nabi dari Ibn Umar, “Cukupkanlah mereka (para fakir miskin) supaya tidak meminta-minta pada hari raya ini.”

Apabila semua fakir miskin sudah terpenuhi, zakat fitrah dapat disalurkan kepada delapan golongan (asnaf) lainnya yang berhak menerima zakat. Apabila masih ada kelebihan, sisa zakat fitrah yang berupa beras dapat dijual. Dan uangnya dapat segera diberikan untuk membantu orang yang berutang, beasiswa bagi siswa yang membutuhkan dana, atau untuk  kepentingan agama lainnya.

Uang hasil penjualan beras tadi dapat pula sebagian diinfaqkan untuk masjid apabila sangat dibutuhkan. Sementara sumber pendanaan untuk masjid memang masih sangat terbatas. Wallahu A’lam. (Dr H Imam Annas Mushlihin MHI, dosen fikih dan ushul fikih IAIN Kediri)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news