Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Sedudo Tutup, Pengunjung Kecele

18 Mei 2021, 12: 17: 36 WIB | editor : Adi Nugroho

Wisata

ALTERNATIF: Pengunjung objek wisata Watu Lawang berfoto dengan latar belakang pegunungan hijau dan air terjun bertumpuk yang cantik. Mereka berwisata di sana setelah kecele karena Air Terjun Sedudo ditutup. (Habibah A. Muktiara - radarkediri.id)

Share this          

SAWAHAN, JP Radar Nganjuk–Minimnya informasi tentang operasional sejumlah objek wisata di Nganjuk membuat wisatawan kecele. Sejumlah orang yang hendak berwisata ke Air Terjun Sedudo harus memutar kendaraannya. Sebab, objek wisata andalan di Nganjuk itu tutup. Akibatnya,  objek wisata Watu Lawang yang searah dengan Sedudo pun kemarin dibanjiri pengunjung.

Pantauan koran ini sekitar pukul 13.00 kemarin, ada puluhan kendaraan dan belasan mobil di area Watu Lawang. Puluhan pengunjung terlihat memenuhi sejumlah spot foto di salah satu wisata alam di Sawahan itu.  “Ini tadi rencana mau ke Sedudo tapi ternyata masih ditutup. Akhirnya ke sini,” kata Desiana, warga asal Prambon.

Gadis berusia 23 tahun itu mengaku berwisata bersama teman-temannya. Setelah menaiki ratusan anak tangga yang lumayan terjal dan berkelok, Desi mengaku puas dengan pemandangan yang didapatkannya.

Baca juga: Taufiq Dituntut Enam Tahun

Apalagi, di sana juga banyak spot foto yang bagus sebagai tempat beristirahat. “Banyak spot foto yang menarik dan bentuknya unik,” lanjutnya.

Saking banyaknya orang yang berada di Watu Lawang, Desi harus bergiliran dengan pengunjung lain yang juga hendak berfoto di sana. Setelah beberapa menit mengambil berbagai angle foto, Desi dan beberapa temannya langsung berpindah ke lokasi lain. 

Untuk diketahui, untuk mencapai wisata Watu Lawang, pengunjung haris menaiki anak tangga selama sekitar 30 menit. Kelelahan mereka terbayar setelah melihat pemandangan di atas. Selain mendapati spot foto batu besar tak ubahnya seperti pintu, mereka bisa memanfaatkan spot menarik di sana.

Bonusnya, pemandangan pegunungan Wilis lengkap dengan air terjun bertumpuk yang hijau dan menyegarkan mata. Dalam kondisi mendung bercampur kabut kemarin, kondisi Watu Lawang kemarin semakin eksotis.

“Udaranya sejuk disini, pemandangan pegunungan bagus buat background foto,” tutur Desi senang.

Hal serupa diungkapkan oleh Edwin, 20. Pemuda yang gemar mendatangi wisata alam ini mengaku puas berwisata di Watu Lawang. “Senang bisa berkunjung ke sini,” urainya sambil tersenyum.

Sementara itu, banyaknya pengunjung di Watu Lawang kemarin jadi berkah tersendiri bagi para penjual makanan di sana. Wandiyah, 43, mengaku bisa mendapat omzet hingga Rp 700 ribu.

Perempuan asal Desa Ngliman, Sawahan itu mengaku senang karena pendapatannya meningkat. Meski pendapatannya itu tergolong sedikit jika dibanding libur lebaran beberapa tahun lalu, dia tetap bersyukur. Sebab, dibanding hari biasa selama pandemi korona, tetap jauh lebih banyak. “Biasanya hanya mendapat Rp 300 ribu sehari,” urainya.

(rk/ara/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news