Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Jaksa Pertimbangkan Penetapan Tersangka Tambahan

18 Mei 2021, 12: 14: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

Sidang

KONSENTRASI: Jaksa KPK Arif Suhermanto membacakan poin tuntutan kasus TPPU Taufiqurrahman di PN Tipikor Surabaya kemarin. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

Sementara itu, meski JPU sudah membacakan tuntutan untuk Taufiqurrahman kemarin, kemungkinan penambahan tersangka dalam kasus tersebut masih belum tertutup. Sesuai hasil persidangan, mereka akan menyampaikan semua temuan di sidang kepada pimpinan KPK.

Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Arif Suhermanto kemarin. “Siapa pun itu (yang terlibat, Red), akan kami sampaikan dalam laporan setelah putusan ini inkrah,” tegasnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Dalam kasus yang menjerat mantan Bupati Nganjuk itu, menurut Arif banyak pihak yang terbukti memberikan sejumlah uang. Tujuannya untuk menyuap mantan orang nomor satu di Kota Angin tersebut.

Baca juga: Dinkes Temukan 46 Kasus

Di antaranya, suap untuk mendapat mendapatkan posisi atau jabatan tertentu. Fakta tersebut sempat dibeberkan di persidangan dan diakui oleh beberapa saksi yang dihadirkan.

Tidak hanya uang untuk membeli jabatan, beberapa setoran juga dimaksudkan untuk memuluskan proyek-proyek pemkab. Dalam kasus ini, uang diberikan oleh beberapa rekanan atau kontraktor untuk mendapatkan proyek pemkab. Termasuk juga pemberian sejumlah fee kepada terdakwa.

“Nanti masalah bagaimana putusan (penambahan tersangka, Red) itu, akan kami serahkan kepada pimpinan,” tegas Arif.

Arif mengaku enggan mendahului kebijakan yang akan diambil oleh pimpinannya. Arif menyebut semua merupakan kewenangan pimpinan. Termasuk perintah untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap kemungkinan adanya tersangka lain.

Hingga kemarin menurut Arif belum ada pihak yang akan dijadikan tersangka di kasus Taufiq tersebut. Arif mengaku masih fokus pada kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersebut. “Kita lihat saja nanti seperti apa perkembangannya,” ucap pria berambut pendek tersebut.

Untuk diketahui, kemungkinan tersangka tambahan ini muncul setelah adanya kesaksian yang disampaikan beberapa saksi di persidangan. Tidak sedikit pihak yang memberi suap kepada terdakwa untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Baik proyek maupun jabatan tertentu.

Meski demikian, Arif mengaku tidak ingin gegabah dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan. Semua tahapan dan proses yang dilakukannya tersebut tentu akan didasarkan bukti-bukti yang kuat.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news