Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Rp 4, 25 Miliar untuk Beli Lima Ambulans

Mulai Proses Pengadaan Pertengahan Mei

17 Mei 2021, 12: 58: 48 WIB | editor : Adi Nugroho

Ambulans

FASILITAS LENGKAP: Petugas Puskesmas Nganjuk bersiap mengoperasionalkan ambulans. Tahun ini dinkes berencana membeli lima ambulans tambahan lengkap dengan peralatan medisnya. (Karen Wibi - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Tak hanya membangun enam unit puskesmas dengan dana puluhan miliar, tahun ini dinas kesehatan (dinkes) juga berencana membeli lima unit ambulans baru. Kendaraan yang dilengkapi dengan peralatan medis tersebut akan menunjang pelayanan di puskesmas.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nganjuk dr Hendriyanto melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan (SDK) Sri Rejeki mengatakan, ambulans yang akan dibeli tahun ini berbeda dengan ambulans lainnya. “Ambulans nanti memiliki spesifikasi khusus (lengkap dengan peralatan kesehatan, Red),” ujar Sri.

Ambulans yang disebut memiliki fasilitas VIP itu direncanakan dibeli seharga Rp 850 juta tiap unitnya. Sehingga, untuk membeli lima unit ambulans sedikitnya dibutuhkan dana Rp 4,25 miliar.

Baca juga: Kisah Pengungsi Longsor Ngetos Merayakan Lebaran dalam Keterbatasan

Ditanya tentang jumlah anggaran yang dibutuhkan, perempuan berjilbab itu menyebut harganya masih bisa berubah sesuai perkembangan pasar. Karenanya, jika kenaikan harganya terlalu tinggi, ada kemungkinan nanti dinkes membeli ambulans dengan spesifikasi normal.

Terkait distribusi ambulans, Sri menegaskan dinkes akan menyerahkan ke puskesmas, rumah sakit, hingga untuk operasional dinas kesehatan. “Sekarang ini juga masih dirapatkan (distribusi ambulans, Red). Yang penting ada barangnya dulu,” terang Sri.

Untuk diketahui, pembelian lima unit ambulans menggunakan dana hasil refocusing Covid-19. Dengan proses refocusing yang baru selesai awal April lalu, menurut Sri anggaran pengadaan ambulans baru masuk akhir April. Karenanya, jika penetapan anggaran bisa dilakukan awal Mei lalu, pihaknya bisa segera memproses pengadaan. “Kalau bisa ya secepatnya,” tandas Sri.

Sebelumnya, Bupati Novi Rahman Hidhayat menegaskan, pengadaan ambulans tahun ini dilakukan untuk menunjang operasional fasilitas kesehatan. Baik puskesmas maupun rumah sakit.

Dengan penambahan ambulans yang dilengkapi peralatan medis itu, menurut Novi penanganan pasien bisa lebih maksimal. “Puskesmas juga bisa melakukan penanganan pasien secara memadai,” tegasnya.

(rk/syi/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news