Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Petasan Meledak di Pagu, 1 Tewas, Polisi Tetapkan Tersangka

Belajar dari You Tube

13 Mei 2021, 20: 24: 13 WIB | editor : Adi Nugroho

Petasan

TERSANGKA: Wildan Zamani yang diamankam polisi usai insiden meledaknya petasan di Desa Tanjung, Pagu. (Polres Kediri for Radar Kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Polisi menetapkan Wildan Zamani, 24, sebagai tersangka ledakan petasan yang menewaskan Muhammad Nadhif, 37, warga Dusun Sumberejo, Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Tersangka diketahui merupakan tetangga korban.

Kasatreskrim Polres Kediri Iptu Rizkika Admadha Putra, Kamis (13/5), mengatakan sebelumnya mengamankan tiga orang pasca ledakan tersebut. Selain Wildan, dua orang lainnya adalah Ahmad Junaidi, 25, dan Yunus, 27. "Berdasarkan keterangan ketiga orang ini, diketahui bahwa saudara Wildan diajak korban untuk membuat petasan dengan membeli bahan berupa bubuk alumunium, asam sulfat, dan potasium. Yunus dan Ahmad Junaidi sebagai saksi," ujarnya.

Rizkika menjelaskan, peran Ahmad Junaidi dan Yunus hanya sebatas ikut iuran. Namun tidak sempat menyerahkan uang, petasan yang dirakit Nadhif keburu meledak. “Berdasarkan keterangan dari Wildan. Wildan dan korban membuat petasan belajar dari You Tube,” terang Rizkika.

Baca juga: Gencarkan Retribusi Memakai Nontunai

Dari hasil penggeledahan kepada Wildan, petugas menemukan barang bukti bahan petasan. Dia pun ditetapkan sebagai tersangka.

"Semoga ini menjadi pelajaran bagi warga agar tidak bermain dengan petasan. Karena sangat berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain, terutama di hari Idul Fitri seperti ini," tuturnya.

Selain menetapkan tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti dari tersangka berupa 1 plastik berisi bubuk alumunium atau brown powder seberat setengah kilogram, 2 plastik berisi asam sulfat atau belerang dengan total berat 1,5 kilogram, 1 bak plastik dan 1 plastik berisi bubuk petasan jadi dengan berat setengah kilogaram.

Kemudian, 3 plastik bekas bubuk petasan jadi, 1 buah kotak plastik yang digunakan mencampur bahan mentah, 1 kotak plastik tempat potasium, 1 buah alas penggulung kertas yang terbuat dari bambu, 2 buah balok kayu yang digunakan sebagai alas menggulung kertas dan 1 tas kresek berisi kertas yang digunakan sebagai bahan dasar selongsong petasan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga warga Dusun Sumberejo, Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri gempar. Muhammad Nadhif, ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tak utuh lagi. Itu terjadi usai ledakan hebat yang menghancurkan rumah orang tua Nadhif.  (ica)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news