Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

ASN Tidak Boleh Tambah Cuti

Selama Lebaran, Antisipasi Cegah Mudik 

11 Mei 2021, 13: 12: 45 WIB | editor : Adi Nugroho

PLAT MERAH: Mobil dinas yang terparkir di halaman Balai Kota Kediri kemarin (10/5).

PLAT MERAH: Mobil dinas yang terparkir di halaman Balai Kota Kediri kemarin (10/5). (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri - Cuti bersama hari raya Idul Fitri selama tiga hari untuk aparatur sipil negara (ASN) akhirnya dihapus. Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Nomor 1/2021, cuti pada 17 sampai 19 Mei akhirnya ditiadakan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kediri Un Achmad Nurdin mengatakan, ASN hanya akan dapat satu hari cuti sebelum lebaran. “Hanya 12 Mei cuti bersamanya,” kata pria yang kerap disapa Un ini. Sedangkan pada 15-16 Mei ini nantinya masuk hari libur kerja.

Dihapusnya cuti itu salah satu upaya pemerintah untuk mencegah ASN libur dalam waktu yang panjang. Jika diberi waktu libur yang panjang maka peluang mereka berpergian ke luar kota atau mudik ke kampung halaman menjadi lebih leluasa.

Baca juga: Kampung Kauman, Cerita dan Tradisi yang Bertahan hingga Sekarang (17)

“Dihilangkannya cuti bersama itu untuk meminimalisasi penyebaran virus korona pada masa liburan mendatang,” ujarnya. Oleh sebab itu, semua ASN di Pemkot Kediri tidak diperkenankan untuk mudik selama libur lebaran. Bahkan, ASN dilarang untuk mengajukan cuti selama periode libur lebaran nanti. Terhitung sejak 6 Mei sampai 17 Mei.  

          Sementara itu, cuti hanya bisa diberikan kepada mereka yang akan melahirkan atau cuti karena sakit. Berlaku bagi semua ASN atau pun pegawai dengan perjanjian kerja. Karena cuti tiga hari ditiadakan maka Un menegaskan ASN aktif kembali bekerja mulai Senin (17/5).

Selama libur lebaran, semua ASN dilarang mudik. Sesuai dengan Surat Edaran Menpan RB Nomor 8/2021 maka pejabat pembina kepegawaian diminta agar tidak memberikan izin cuti bagi pegawai ASN.

Lantas adakah sanksi bila ASN tetap mudik tanpa izin? Terkait hal itu, mereka yang melanggar tetap akan diberi sanksi disiplin pegawai. Bisa dikeakan sanksi berupa teguran lisan atau tertulis hingga penindaan kenaikan gaji atau pangkat. Hal tersebut sesuai dengan PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Sementara itu, hingga kemarin, ASN di Pemkot Kediri masih tetap masuk seperti biasa. Hingga kini pegawai yang masuk kerja di Pemkot Kediri masih dibatasi. Selama pandemi Covid-19, jumlah pegawai yang masuk hanya setengah sedangkan lainnya terpaksa bekerja dari rumah atau work form home. Meski bekerja dari rumah, mereka tetap diwajibkan mendatangi Pemkot untuk presensi menggunakan e-finger.

Hal sama juga berlaku bagi ASN di lingkungan Pemkab Kediri. Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kabupaten Kediri Mohammad Solikin mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) di Pemda hanya mendapat cuti bersama satu hari yaitu 12 Mei. Dilanjutkan dengan libur hari raya dan libur kerja hingga 16 Mei 2021.

Selama masa libur itu, Solikin menerangkan kalau tidak ada larangan khusus untuk penggunaan mobil dinas. Sebab, tanggung jawab mobil dinas diserahkan ke masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Kepala SKPD yang akan bertanggung jawab,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kediri, kemari (10/5).

Untuk diketahui, fasilitas mobil dinas yang diberikan masing-masing SKPD digunakan sebagai penunjang kegiatan aktivitas ASN. Sedangkan untuk aturan penggunaannya pun telah diatur secara kedinasan. 

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Kediri mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 800/582/418.50/2021 Tentang Perubahan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2021 yang ditanda tangani oleh Sekretaris Daerah Dede Sujana.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri Dede Sujana mengatakan cuti bersama tahun 2021 yang seharusnya pada tanggal 21 Maret lantaran hari Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, tanggal 17-19 Mei karena hari raya idul fitri 1442 Hijriah dan 27 Desember sebagai Hari Raya Natal dihapus. 

Kendati demikian, untuk SKPD yang memberikan pelayanan langsung pada masyarakat disarankan melakukan pengaturan penugasan pegawai saat cuti tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news