Rabu, 16 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik
Silakan Takbir di Masjid Masing-Masing

Polres Kediri Kota Akan Tindak yang Ngotot Berkeliling

11 Mei 2021, 13: 08: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

ilustrasi takbir keliling

ilustrasi takbir keliling

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Polisi terus mengantisipasi munculnya kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa. Salah satu yang tidak boleh dilakukan di malam sebelum Hari Raya Idul Fitri adalah takbir keliling. Polisi meminta masyarakat menggelar takbir di masjid-masjid perkampungannya masing-masing.

Pelarangan takbir keliling lebih terkait pada potensi penularan virus korona yang mungkin terjadi. Sebab, pelaksanaan takbir berkeliling kota seperti itu akan mengundang banyak orang. Potensi penularan pun akan meninggi.

“Takbir keliling kami larang karena berpotensi mengumpulkan massa. Jadi, kalau ada yang melaksanakan takbir kelililing terpaksa kami hentikan. Silakan melaksanakan takbir di masjid masing-masing,” tegas Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo kemarin.

Baca juga: Simpan Sabu di Saku Celana

Polisi telah melakukan koordinasi terkait upaya pelarangan tersebut. Mereka juga menggandeng instansi lain. Keterlibatan instansi lain sangat diperlukan. Seperti pemerintah kota dengan satpol PP-nya serta TNI.

Penggandengan instansi lain itu juga terkait dengan upaya sosialisasi. Baik oleh bintara pembina desa (babinsa), bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibmas), tokoh agama dan masyarkaat, serta aparat desa lainnya.

Kapolres Eko menegaskan, takbir di masjid juga tidak perlu mengundang masyarakat umum. Takmir masjid bisa menggelar takbiran dengan jumlah massa terbatas. Sedangkan yang lain bertakbir dari rumah masing-masing.

“Apabila ada takbir keliling akan dilakukan tindakan. Minimal dihentikan, kemudian kami silakan kembali ke rumah masing-masing,” ancamnya.

Dia menyatakan, polisi tidak melarang orang bertakbir. Yang dilarang adalah terjadinya kerumunan. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus korona.

Agar tidak kecolonga, pada malam takbiran besok, polisi akan melakukan penjagaan khusus. Bahkan akan menyiagakan tim gabungan yang ada di tujuh pos pengamanan yang sudah disediakan untuk Operasi Ketupat 2021.

Selain melakukan pengamanan dan patroli wilayah untuk mencegah kerumunan, pihaknya juga memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat terjaga dengan baik. “Kami bentuk di masing-masing kecamatan ada satu tim gabungan yang akan memantau pelaksanaan kegiatan malam lebaran besok,” imbuhnya.

Menurut dia, Operasi Ketupat 2021 masih sama dengan tahun sebelumnya yang sudah dalam masa pandemi. “Operasi ketupat tahun ini masih dalam pandemi Covid-19 sehingga sasarannya tidak ada perubahan. Selain memantau larangan mudik dan arus lalu lintas juga membantu masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” pungkasnya. 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news