Senin, 21 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Ribuan Pendaftar SMK/SMA Terlempar

Mayoritas Kelompok Keluarga Miskin

08 Mei 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

PPDB

FAVORIY: SMKN 2 Nganjuk jadi salah satu sekolah dengan pendaftar banyak di PPDB tahap I minggu ini. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pengumuman penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA dan SMK tahap pertama telah dilakukan kemarin. Total ada ribuan pendaftar yang akhirnya dinyatakan gugur alias tidak diterima.

Berdasar data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk, pendaftar di SMK lebih banyak dibandingkan SMA. Total pendaftar di SMK mencapai 2.667 siswa. “Sedangkan di SMA ada 1.145 siswa,” ujar Kepala Cabdisdik Jatim wilayah Nganjuk Edy Sukarno.

Padahal, kuota peserta didik baru pada PPDB 2021 SMK jauh di bawah itu. Yakni, hanya 877 untuk PPDB tahap 1. Dengan kondisi tersebut, sedikitnya ada 1.790 siswa yang gagal masuk ke SMK pilihan mereka.

Baca juga: Puluhan Kios di Terminal Anjuk Ladang Mangkrak

Mayoritas pendaftar yang gagal tersebut merupakan peserta didik baru yang berasal dari jalur afirmasi. Pendaftar untuk jalur keluarga miskin ini mencapai 2.518 siswa. Padahal, kuotanya hanya 785 siswa. “Dari jalur ini saja, pendaftar yang dinyatakan gugur ada sebanyak 1.733,” tutur pria berkacamata tersebut.

Hal serupa juga terjadi di lingkungan SMA Kota Angin. Tercatat ada 1.145 pendaftar yang masuk di PPDB tahap pertama. Mulai dari jalur prestasi, pindah tugas wali murid, hingga afirmasi. Padahal secara total kuota yang tersedia hanya 883 siswa saja.

Dengan demikian, ada 262 siswa yang terpaksa harus terdepak pada PPDB tahap I ini. Seperti halnya SMK, pendaftar di PPDB tahap 1 SMA adalah jalur afirmasi atau kelompok keluarga tidak mampu. Yakni, sebanyak 803 pendaftar.

“Kuota jalur afirmasi ini memang paling banyak kami berikan untuk kelompok keluarga tidak mampu,” sambung Edy.

Untuk diketahui, dalam PPDB tahap I lalu, sejumlah sekolah favorit jadi jujukan para pendaftar. Baik untuk jenjang SMA maupun SMK. Sekolah yang paling banyak jumlah pendaftarnya merupakan lembaga di Kota Nganjuk.

Misalnya, untuk SMK, jumlah pendaftar terbanyak di SMKN 1 dan SMKN 2. Masing-masing 756 pendaftar dan 413 pendaftar. Adapun pendaftar terbanyak SMA ada di SMAN 2 Nganjuk, SMAN 1 Tanjunganom, dan SMAN 1 Nganjuk.

Jumlah pendaftar di tiga sekolah tersebut masing-masing 182 siswa, 166 siswa, dan 142 siswa. Terkait banyaknya pendaftar di sekolah favorit, Edy menegaskan sistem zonasi sejatinya dibuat untuk mengikis kesenjangan. Yaitu, antara sekolah berlabel favorit dan sekolah pinggiran. “Semua sekolah itu sama. Kembali pada kualitas dan kemauan belajar peserta didik,” tegasnya.

Cabdisdik menurut Edy berusaha mempersempit disparitas yang ada. Salah satunya, dengan terus memperbarui teknis PPDB setiap tahunnya.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news