Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Belasan Kendaraan Diminta Putar Balik

Tim Gabungan Perketat Penjagaan di Exit Tol

07 Mei 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

TOL

TEGAS: Tim gabungan menanyai pengemudi mobil asal Jogkarta di exit tol Begadung kemarin siang. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Larangan mudik mulai 6-17 Mei belum sepenuhnya ditaati oleh masyarakat. Setidaknya, dalam penyekatan hari pertama kemarin ada belasan kendaraan yang diminta putar balik. Mereka ditengarai hendak mudik dengan berbagai dalih.

Pantauan koran ini di exit tol Begadung hingga pukul 15.00 kemarin, total ada 10 mobil yang diminta putar balik. Mayoritas merupakan mobil keluarga. Dalam pemeriksaan petugas, mereka kedapatan tidak membawa surat jalan atau surat keterangan lain yang disyaratkan. “Selama dua jam (jam 13.00 sampai jam 15.00, Red) sudah ada empat kendaraan yang diminta putar balik,” ujar Kabag Ops Polres Nganjuk Kompol Abdul Rokib.  

Selain 10 kendaraan di exit tol, ada dua mobil dan satu motor yang diminta putar balik di posko Rejoso. Jumlah itu hanya untuk pemeriksaan hingga pukul 10.00. Sedangkan di Wilangan ada empat mobil dan dua motor yang juga diminta putar balik.

Baca juga: Mas Novi Minta Panitia Netral dan Profesional

TOL

TIDAK LENGKAP: Tim meminta pengendara untuk putar balik karena mereka tidak membawa kelengkapan dokumen dan keterangannya dinilai bertele-tele. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Jumlah kendaraan yang harus balik arah dipastikan masih akan terus bertambah. Sebab, penyekatan dilakukan selama 24 jam. Kendaraan yang dicurigai sebagai pemudik langsung dihentikan dan diperiksa kelengkapan dokumennya. “Yang diminta putar balik ini hanya mobil pribadi saja. Mereka tidak ada urgensi untuk lewat atau masuk Nganjuk ,” lanjut perwira dengan pangkat satu melati di pundak itu.

Seperti warga Jogjakarta yang diminta balik kanan karena hanya ingin lewat Nganjuk untuk menuju Madiun. Alasan tersebut dinilai tidak masuk akal. Apalagi, saat ditanyai petugas jawabannya juga bertele-tele.

Rokib menegaskan, selain mobil pribadi, truk juga tidak luput dari pengawasan. Termasuk truk kargo yang memuat barang kiriman dan makanan. Petugas tetap meminta agar boks dibuka untuk memastikan tidak ada orang di dalamnya.  “Sampai saat ini nihil. Tidak ada pelanggaran (truk boks, Red) membawa orang, dan semacamnya,” tegasnya.

Untuk diketahui, penyekatan pemudik di exit tol Begadung kemarin juga dipantau oleh Polda Jatim. Karo Perencanaan  Kombespol Revindo yang juga menjadi Perwira Pengawas Wilayah (Pawaswil) Nganjuk melakukan pengawasan di posko. “Sudah ada ketegasan dari petugas (untuk meminta putar balik pemudik, Red),” jelasnya.

Perwira dengan pangkat tiga melati di pundak ini meminta agar SOP penyekatan terus dijalankan. Dia berharap masyarakat bisa menaati peraturan dan kebijakan selama larangan mudik lebaran Mei ini.

Seperti diberitakan, selain di exit tol Begadung, Wilangan, dan Rejoso, Polres Nganjuk total membangun 10 posko. Mulai dua posko di Kertosono, stasiun Nganjuk, Baron, Bagor, hingga di terminal Anjuk Ladang, dan posko di Air Terjun Sedudo.

(rk/syi/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news