Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Show Case
icon featured
Show Case

Keluarga Besar H. Imam Mukhayat Syah Berbagi di Tengah Pandemi

Salurkan Zakat Mal Senilai Rp 3,8 Milyar

07 Mei 2021, 09: 30: 58 WIB | editor : Adi Nugroho

MAL

PEDULI: Direktur Yayasan Mar’atin Suud Fuadi (3 dari kiri) menyerahkan zakat secara simbolis kepada warga, didampingi Sekretaris PT Tunas Jaya Raya Abadi Group Priyono (2 dari kiri), kemarin. (Syahrul Andry Wahyudi - radarkediri.id)

Share this          

Keluarga besar H. Imam Mukhayat Syah kembali menunjukkan kepeduliannya. Meski di tengah pandemi Covid-19, keluarga besar Pak Haji, sapaan akrab H. Imam Mukhayat Syah pemilik PT Tunas Jaya Raya Abadi Group, menyalurkan zakat mal senilai Rp 3,8 milyar. Zakat diwujudkan dalam berbagai bentuk dan dibagikan di seluruh wilayah kerja perusahaan.

Zakat senilai miliaran Rupiah tersebut dikelola dan disalurkan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yayasan Mar’atin, yayasan milik PT Tunas Jaya Raya Abadi Group. Kemudian, disalurkan di seluruh wilayah kerja perusahaan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Namun, porsi terbesar tetap di Kota Angin. Mengingat kantor pusat perusahaan berada di Kabupaten Nganjuk.

Khusus untuk Nganjuk, penyerahan zakat secara simbolis dilakukan kemarin. Penyerahan digelar di dua lokasi. Pertama, di Musala At-Taubah, Jl Imam Bonjol, Kota Nganjuk. Kedua, di Musala At-Taubah, Jl Dermojoyo, Kota Nganjuk.

Baca juga: Perawat Akui Gunakan Sabu Dua Kali

MAL

AKRAB: Direktur Yayasan Mar’atin Suud Fuadi (2 dari kiri) usai mengikuti buka bersama dengan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Nganjuk. (Syahrul Andry Wahyudi - radarkediri.id)

Penyerahan zakat dilakukan oleh Direktur Yayasan Mar’atin Suud Fuadi kepada beberapa penerima. Turut mengikuti penyerahan Drs Priyono, sekretaris PT Tunas Jaya Raya Abadi Group. Dalam kesempatan itu, diserahkan zakat berupa beras seberat lima kilogram (kg).

“Alhamdulillah masih bisa berbagi di tengah pandemi. Seperti yang selalu disampaikan Pak Haji, meskipun pandemi namun harus tetap berbagi. Semangat ini yang selalu kami jaga,” ujarnya.

Suud menuturkan, selain berupa beras, zakat juga diwujudkan dalam berbagai bentuk. Seperti sarung, kain, bingkisan, bisaroh maupun santunan anak yatim dan beasiswa. “Alhamdulillah kami juga menyantuni 5.000 anak yatim. Semoga bermanfaat,” lanjut Suud seraya menyebut kegiatan lainnya adalah buka puasa bersama dengan PCNU Nganjuk dan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Nganjuk.

Untuk diketahui, penyaluran zakat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan. Untuk menghindari kerumunan, zakat disalurkan secara langsung dari pintu ke pintu.

“Semoga zakat dari keluarga besar Pak Haji bermanfaat, apalagi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Dan semoga zakat tersebut membawa berkah bagi kita semua,” harapnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news