Senin, 14 Jun 2021
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Harga Daging dan Telur Ayam Picu Infl asi

05 Mei 2021, 13: 44: 11 WIB | editor : Adi Nugroho

KOMODITAS PEMICU: Penjual daging ayam ras melayani pembeli di Pasar Setonobetek, Kota Kediri kemarin. Komoditas ini menjadi pendorong inflasi.

KOMODITAS PEMICU: Penjual daging ayam ras melayani pembeli di Pasar Setonobetek, Kota Kediri kemarin. Komoditas ini menjadi pendorong inflasi. (Dewi Ayu Ningtyas - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Kota Kediri mengalami inflasi 0,31 persen pada April lalu. Komoditas pendorongnya adalah daging ayam ras, tempe, sepeda, telur ayam ras, tahu mentah, semangka, emas perhiasan, sawi hijau, sabun mandi cair, dan apel.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, inflasi 0,31 persen ini terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 105,77 pada Maret menjadi 106,10 di bulan April 2021.

Kasi Statistik dan Distribusi BPS Kota Kediri Adi Wijaya menilai, angka 0,31 persen terbilang cukup tinggi. “Itu kalau dibandingkan rata-rata Jawa Timur dan nasional,” tuturnya. Sebulan sebelumnya inflasi masih 0,15 persen.

Baca juga: Lebihi Pagu, Puluhan Langsung Terlempar

Inflasi terjadi lantaran kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan sebagian indeks kelompok pengeluaran. Di antaranya kelompok perlengkapan, peralatan, pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi 0,06 persen dengan indeks sebesar 104,84 Maret lalu menjadi 104,90 pada April, kelompok kesehatan inflasi sebesar 0,04 persen dengn indeks harga sebesar 103,74 pada Maret menjadi 103,78 pada April, transportasi mengalami inflasi 0,46 persen dengan indeks harga sebesar 102,06 pada Maret menjadi 102,53 pada April, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami inflasi 0,32 persen dengan indeks harga sebesar 101,21 pada Maret dan 101,38 pada April.

Sementara itu, komoditas yang menekan inflasi adalah cabai rawit yang terpantau cenderung turun dibandingkan dua bulan sebelumnya Rp 110 ribu per kilogram. Kemarin (4/5) harga cabai rawit di pasaran sekitar Rp 48 ribu per kilogram. (wi/ndr)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news