Jumat, 25 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik
Terminal Tutup

Bus Tidak Boleh Beroperasi Mulai Besok

Pedagang Asongan Tak Bisa Berjualan

05 Mei 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Terminal

SEPI : Bus jurusan Jogjakarta-Surabaya sedang menunggu penumpang di terminal Anjuk Ladang. Mulai besok, bus tidak boleh beroperasi hingga Senin (17/5) nanti. (Habibah A. Muktiara - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Ratusan bus antarkota antar provinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP) tidak boleh beroperasi mulai besok. Hal tersebut menyusul diterapkannya larangan mudik lebaran mulai Kamis (6/5) hingga Senin (17/5) nanti.  

Kasatgas Terminal Anjuk Ladang Sudarmanto mengungkapkan, hari ini merupakan kali terakhir bus boleh beroperasi sebelum pelarangan mudik. “Jadwal keberadangkatan bus (di operasional hari terakhir, Red) tidak ada perubahan,” ujar Sudarmanto sembari menyebut bus bisa beroperasi seperti biasa.

Selama ini menurut Sudarmanto bus bisa beroperasi selama 24 jam. Khusus untuk bus AKDP jurusan Kediri terakhir keluar terminal pukul 19.30. Sedangakn jurusan Ponorogo pukul 22.00.

Baca juga: Mas Novi Sidak Stok Pangan Jelang Lebaran

Pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin, kondisi terminal Anjuk Ladang sudah terlihat sepi. Padahal, pelarangan mudik baru diberlakukan mulai besok. Selain awak bus dan petugas terminal, di pelataran parkir bus didominasi oleh pedagang asongan. Adapun penumpang hanya berjumlah beberapa orang saja.

Terkait kondisi yang sepi, Sudarmanto mengakuinya. “Bus masih beroperasi tetapi memang ada penurunan penumpang,” jelasnya.

Dia mencontohkan pada Minggu (2/5) lalu, jumlah bus di terminal sebanyak 94 unit dengan penumpang mencapai 2.637 orang. Tetapi, pada Senin (3/5) lalu jumlah bus tinggal 73 unit. Jumlah penumpang juga turun menjadi 1.017 orang.

Sementara itu, penghentian operasi AKAP dan AKDP membuat puluhan pedagang asongan di terminal Anjuk Ladang terdampak. Selama masa larangan mudik, otomatis mereka tidak bisa berjualan. “Tidak bisa berjualan karena bus berhenti operasi,” keluh Karti, 53, salah satu pedagang asongan.

Penghentian operasi ini menurut Karti bukan kali pertama. Saat awal pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu, dia juga harus berhenti berjualan selama enam bulan. Sebab, terminal Anjuk Ladang juga ditutup.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news