Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Taufiq Akui Terima Setoran

Berdalih sebagai Operasional Jabatan Bupati

04 Mei 2021, 12: 53: 05 WIB | editor : Adi Nugroho

Sidang

HADIR LANGSUNG: Mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman usai mengikuti sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di PN Tipikor Surabaya kemarin sore. Sebelumnya, bupati Nganjuk dua periode itu mengikuti rangkaian persidangan secara virtual dari Lapas Medaeng (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

SURABAYA, JP Radar Nganjuk-Mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman menjalani pemeriksaan terdakwa di persidangan kemarin. Dalam kesempatan tersebut, Taufiq mengelak disebut menerima gratifikasi. Melainkan, uang setoran yang diterimanya sebagai operasional.

Mantan orang nomor satu di Kota Angin itu juga membantah ada aliran dana kepadanya. Meski, dalam sidang pemeriksaan saksi sebelumnya banyak pihak yang menyatakan telah menyetorkan sejumlah uang kepada Taufiq. “Saya tidak tahu kalau itu gratifikasi. Saya tahunya ya baru pada saat sidang-sidang ini,” dalih pria kelahiran Jombang tersebut.

Meski demikian, bupati dua periode itu tidak sepenuhnya mengelak terkait penerimaan uang dari beberapa pihak. Hanya saja, Taufiq menyebut uang itu diberikan pada saat ada kegiatan. Baik kedinasan maupun acara kunjungan.

Baca juga: Mengenang Agus Sunyoto, sang Budayawan Nusantara (4)

Sidang

ADMINISTRASI: Taufiq menyerahkan kembali berkas yang ditandatangani usai persidangan kemarin. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Taufiq pun berdalih uang yang diberikan kepadanya merupakan uang operasional kegiatannya sebagai seorang bupati. Ia mengklaim uang yang diterimanya tidak pernah digunakannya untuk pribadi. Melainkan untuk operasional kegiatan. “Semuanya saya pakai untuk kegiatan sosial. Menyantuni anak yatim-piatu dan keperluan kegiatan lainnya,” kelitnya.

Dia juga membantah telah membeli sejumlah tanah di Kota Angin untuk keperluan proyek jalan tol Solo-Kertosono. Menurutnya, ia hanya membantu menjembataninya saja. Bukan sebagai upaya untuk melakukan pencucian uang.

Pun dengan kasus pembelian Jeep Wrangler pada 2013 silam. Taufiq menolak disebut langkahnya tidak melakukan balik nama sebagai upaya untuk mengelabui aset dan kekayaan miliknya. Menurutnya, pelat nomor mobil dibiarkan tetap berkode B sebagai Bupati.

Taufiq sempat terpancing saat jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengoreknya. Ia pun sempat keceplosan dengan mengeluarkan gaya bicara selayaknya di luar persidangan. “Lha itu kan sudah ada inisial nama saya di pelat nomornya, Bos. Eh, maaf, Pak Jaksa,” ralatnya segera yang langsung disambut tawa oleh perangkat persidangan.

Untuk diketahui, di sidang kemarin Taufiq diperiksa selama lebih dari tiga jam. Meski ia terlihat masih dapat bercanda dengan perangkat persidangan, Taufiq mengaku dirinya lelah dengan kasus yang menjeratnya tersebut.

“Saya sudah sangat capek Yang Mulia. Saya kemarin-kemarin juga tidak banding. Tidak kuat lah saya lawan KPK ini,” selorohnya dalam persidangan.

Saat diminta berkomentar oleh Jawa Pos Radar Nganjuk, Taufiq tidak begitu banyak bicara. Dia hanya member isyarat telah menyampaikan apa adanya sesuai keterangan yang diberikan dalam persidangan. Ia pun mengaku dalam kondisi fit. “Sehat ini. Sehat selalu,” tandasnya seusai persidangan sembari memberikan salam komando dengan tangan kanannya.

Sementara itu, Jaksa KPK Arif Suhermanto mengaku tidak mempermasalahkan keterangan yang diberikan Taufiq. Pasalnya, sebagai terdakwa, ia memang memiliki hak ingkar. Bantahan yang disampaikan terdakwa pun tetap akan disandingkan dengan fakta persidangan sebelumnya.

“Kami akan tetap melihat keterangan yang diberikan saksi sebelum-sebelumnya sebagai alat bukti dan fakta persidangan,” tegas Arif kepada koran ini seusai persidangan.

Setelah persidangan kemarin Arif semakin yakin bahwa fakta persidangan yang muncul telah sesuai dengan dakwaan yang diberikan. Terlepas dari bantahan Taufiq soal uang setoran yang dialamatkan kepada dirinya pada saat menjabat.

(rk/tar/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news