Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Siapkan Ribuan Rapid Test untuk Pemeriksaan Acak

03 Mei 2021, 11: 32: 20 WIB | editor : Adi Nugroho

Jalan

TITIK PANTAUAN: Perbatasan Nganjuk-Madiun akan jadi perhatian polisi dalam pengawasan masa larangan mudik 6-17 Mei nanti. Tim gabungan juga akan melakukan pemeriksaan acak rapid test antigen untuk pengendara yang melintas. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Warga yang nekat mudik pada 6-17 Mei nanti agaknya harus berpikir dua kali. Pasalnya, selain pengawasan yang akan dilakukan di sejumlah pos, tim gabungan juga akan melakukan pemeriksaan Covid-19 acak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Nganjuk sudah menyiapkan ribuan alat rapid test antigen untuk menunjang pelaksanaannya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nganjuk dr Hendriyanto mengungkapkan, saat ini total ada 600 alat rapid test antigen yang tersedia di Dinkes Nganjuk. “Kami juga mengajukan permintaan 1.500 alat rapid test antigen ke provinsi (untuk pemeriksaan acak masa larangan mudik lebaran, Red),” ujar Hendri kepada koran ini.

Dengan tambahan alat rapid test dari provinsi, pria yang secara definitif menjabat sekretaris Dinkes Nganjuk ini meyakini jumlahnya sudah mencukupi. Selain menyiapkan alat untuk tes cepat, dokter berkacamata itu menjelaskan pihaknya juga menyiapkan personel yang akan diterjunkan.

Baca juga: KB Bukopin, Konsisten Lanjutkan Transformasi di New Normal

Berapa jumlahnya? Pria yang juga menjabat plt direktur RSUD Kertosono ini masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Polres Nganjuk. “Berapa yang dibutuhkan masih tunggu koordinasi. Prinsipnya tim dinkes siap (melakukan pemeriksaan acak pengendara, Red),” lanjutnya.

Untuk diketahui, sesuai SE bupati tentang larangan mudik lebaran, pemeriksaan acak rapid test antigen akan dilakukan di sejumlah pos penyekatan. Pengendara yang melewati lokasi tersebut akan dites.

Yang kedapatan positif, akan ditangani sesuai prosedur pasien Covid-19. Khusus untuk pelaku perjalanan dari luar kota, mereka harus membawa surat keterangan yang ditandatangani desa dan hasil pemeriksaan rapid test antigen. Jika tidak bisa menunjukkan surat tersebut, akan diminta putar balik.

Pengecualian berlaku untuk orang luar daerah yang bekerja di Nganjuk. Mereka cukup menunjukkan surat keterangan bekerja saat melewati pos pemantauan.

Di Kota Angin, sedikitnya ada dua pos yang akan jadi perhatian utama. Yakni, pos di Wilangan yang berbatasan dengan Madiun. Serta pos di Rejoso yang berbatasan langsung dengan Bojonegoro.

Dua daerah itu jadi perhatian karena Nganjuk tidak termasuk satu rayon dengan Kota Angin. Selain di dua pos tersebut, penyekatan juga dilakukan di exit tol Begadung, dan daerah perbatasan lainnya. Mulai Pace, Ngronggot, Jatikalen, Lengkong, dan Kertosono. “Tim dinkes akan kami terjunkan di tiap posko yang didirikan bersama Polres Nganjuk,” urai Hendri.

(rk/syi/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news