Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Edarkan Satu Kit Dobel L Dituntut 15 Bulan Penjara

30 April 2021, 13: 08: 21 WIB | editor : Adi Nugroho

JALANI SIDANG: JPU Moch. Iskandar membacakan tuntutan pada Wahyu Galang di PN Kabupaten Kediri kemarin.

JALANI SIDANG: JPU Moch. Iskandar membacakan tuntutan pada Wahyu Galang di PN Kabupaten Kediri kemarin. (Habibah A Muktiara - radarkediri.id)

Share this          

NGASEM, JP Radar Kediri – Wahyu Galang Saputro, 24, terdakwa pengedar pil koplo, dituntut 1 tahun 3 bulan penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Moch. Iskandar juga memberi sanksi denda laki-laki asal Desa/Kecamatan Plemahan itu sebesar Rp 3 juta.

Jika tak membayar, hukumannya ditambah tiga bulan kurungan. “Perbuatan terdakwa melanggar pasal 197 UU Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujar Iskandar dalam sidang telekonferensi di Pengadilan Negeri (PN) Kabupatem Kediri kemarin.

Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah memberantas peredaran obat terlarang. Wahyu ditangkap polisi 17 Januari 2021. Petugas menyita 170 butir pil dobel L. Pil tersebut didapat dari Ariel, warga Surabaya. Wahyu membeli 282 butir Rp 500 ribu.

Baca juga: Perketat Penjagaan di Wilangan dan Rejoso

Pil dobel L dikemas kertas grenjeng yang disebut kit. Masing-masing kemasan delapan butir. Sebanyak satu kit dijual Wahyu pada Dio Fajar Isdianto seharga Rp 20 ribu.

Setelah JPU membacakan tuntutan, ketua majelis hakim Lila Sari memberi kesempatan terdakwa menanggapi. “Saya menerima Yang Mulia,” kata Wahyu. (ara/ndr)

(rk/ara/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news