Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

JPU Akan Hadirkan Taufiqurrahman di Persidangan

29 April 2021, 12: 01: 25 WIB | editor : Adi Nugroho

Sidang

SERIUS: JPU KPK Arif Suhermanto (kanan) saat menanyai saksi di sidang kasus dugaan TPPU yang menjerat mantan Bupati Nganjuk Taufiqurrahman di PN Tipikor Surabaya Senin (26/4) lalu. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

SURABAYA, JP Radar Nganjuk- Persidangan dugaan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Taufiqurrahman akan kembali digelar Senin (3/5) depan. Jika sebelumnya mantan Bupati Nganjuk itu hanya mengikuti sidang secara daring dari Lapas Medaeng, dia akan dihadirkan langsung di PN Tipikor.

Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Arif Suhermanto. “Terdakwa akan kami datangkan langsung ke sini pekan depan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Arif menjelaskan, JPU perlu mendengar langsung keterangan terdakwa di muka persidangan. Pasalnya, banyak poin yang akan dikonfrontasi kepada mantan orang nomor satu di Kota Angin tersebut. Terutama, terkait dugaan kasus TPPU yang menjerat dirinya.

Baca juga: Menelusuri Jejak Zaman Purba di Nganjuk (18)

Kedatangan terdakwa di persidangan menurut Arif untuk memudahkan proses pemeriksaan dirinya. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak rutan. Dari pengalaman sebelum-sebelumnya proses (mendatangkan terdakwa, Red) tersebut diizinkan oleh pihak rutan,” lanjut Arif.

Arif menjelaskan, proses pemeriksaan dan persidangan akan jauh lebih mudah jika dilakukan secara tatap muka. Selain tidak ada kendala jaringan atau teknis lainnya, keyakinan di persidangan juga akan lebih kuat lagi.

Sebelumnya, proses persidangan relatif tidak bisa maksimal ketika dilaksanakan dengan sistem daring. Taufiq yang mengikuti sidang dari rutan cenderung tidak bisa mengikuti persidangan dengan lancar. Sebab, beberapa kali terkendala koneksi. “Suaranya terputus-putus dan kurang jelas biasanya. Makanya kita mempertimbangkan lebih baik dihadirkan langsung saja,” sambungnya.

Arif menuturkan, JPU akan mengurus semua kebutuhan tersebut. Termasuk untuk memastikan protokol kesehatan Taufiq dilakukan secara maksimal. Salah satunya, dengan melakukan pemeriksaan cepat antigen lebih dahulu.

Mekanisme tersebut menurut Arif sudah mendapat persetujuan dari majelis hakim. Pihak PN Tipikor Surabaya mengizinkan Taufiq menjalani persidangan secara tatap muka.

Terpisah, Taufiq melalui pengacaranya mengaku tidak masalah dengan hal itu. Mereka siap menjalani persidangan secara langsung. M. Fariz, pengacara Taufiq menegaskan pihaknya akan mengikuti proses persidangan yang berjalanan.

“Kita ikuti saja bagaimana persidangan nanti. Kita lihat saja,” tandas pengacara asal Jakarta tersebut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news