Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Dua Pekan, Posko THR Belum Terima Pengaduan

28 April 2021, 15: 42: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

LAYANI KONSULTASI: Pegawai Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri berada di kantornya kemarin.

LAYANI KONSULTASI: Pegawai Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri berada di kantornya kemarin. (Dewi Ayu Ningtyas - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Meski telah dibuka sejak Kamis (15/4), Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri belum menerima pengaduan. Belum ada perusahaan maupun tenaga kerja yang berkonsultasi.

“Sejauh ini belum menerima konsultasi maupun pengaduan terkait pembayaran THR,” ujar Kasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Disnaker Arman Fuadi saat ditemui di ruang kerjanya kemarin.

Baca juga: Janjikan Beasiswa untuk Anak Korban KRI Nanggala 402

Itu berarti perusahaan masih bisa produksi. Kondisi ini berbeda dengan tahun lalu. Terutama pada Maret-April 2020 sangat terasa dampaknya. Saat itu terjadi habis masa kontrak dan harus putus kontrak. Penyebabnya karena produksi berkurang.

Meski demikian, Arman mengatakan, beberapa bulan setelahnya ada tenaga kerja yang kembali dikontrak. Ini setelah kondisi perusahaan pulih. Selain itu, ada pula yang menggunakan sistem sif. Yakni, tiga hari bekerja dan tiga hari di rumah. “Sebagian di rumahkan tahun lalu. Tetapi tahun ini perusahaan sudah bisa beroperasi,” terangnya.

Menurut Arman, hal tersebut terjadi lantaran perusahaan eksporter terdampak pandemi Covid-19. Negara tujuan ekspor banyak yang tutup. Sehingga mereka tidak bisa mengirim produk ke luar negeri.

“Ada empat perusahaan di Kabupaten Kediri mengalami kendala tahun lalu. Itu dari pabrik produksi olahan kayu, rokok, dan tekstil,” ungkapnya.

Total tenaga kerja di Kabupaten Kediri 56.931 orang. Terdiri atas 27.180 pekerja laki-laki dan 29.740 perempuan. Selain itu, ada 11 warga negara asing. Seperti diketahui, disnaker telah menerima Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pemberian THR Keagamaan 2021 bagi pekerja di perusahaan. THR wajib diberikan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya. Itu bagi yang tidak terdampak pandemi.

Sedangkan yang terdampak diberi kelonggaran pembayaran THR sampai H-1 hari raya. Demi mengoptimalkan pelayanan ketenagakerjaan, Arman menerangkan, pihaknya memberi fasilitas dengan komunikasi online lewat forum grup WhatsApp (WA) HRD. Sedangkan untuk tenaga kerja bisa melalui aplikasi Halo Masbup dan instagram Disnaker Kabupaten Kediri. (c2/ndr)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news