Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Pasokan Telat, Bawang Bombai Melambung

Harga Bawang Merah dan Putih Masih Stabil

28 April 2021, 12: 36: 39 WIB | editor : Adi Nugroho

MENUMPUK : Seorang pekerja menurunkan bawang putih dari truk pengangkut di Pasar Grosir Ngronggo kemarin.

MENUMPUK : Seorang pekerja menurunkan bawang putih dari truk pengangkut di Pasar Grosir Ngronggo kemarin. (Habibah Anisa Muktiara - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Lonjakan harga mulai terjadi di beberapa komoditas. Salah satunya adalah harga bawang bombai. Namun, dua jenis bawang lainnya, bawang putih dan merah, belum mengalami kenaikan.

Kenaikan harga bawang bombai terlihat di Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo. Harga bawang bombai itu kini menjadi Rp 25 ribu per kilogram untuk tingkat eceran. Sedangkan di tingkat pedagang grosir, harganya berkisar Rp 20 ribuan.

Sebenarnya, harga bawang bombai ini sedikit turun bila dibandingkan tiga minggu lalu. Saat itu harga per karung, isi 20 kilogram, mencapai Rp 530 ribu. Sedangkan saat ini harga per karung ‘hanya’ Rp 410 ribu.

Baca juga: Selipkan Agenda Uji Coba Tiap Pekan

Faktor mahalnya harga bawang bombai itu adalah tersendatnya suplai. Pasokan ke pasar berkurang. Pedagang mengaku kesulitan untuk order bawang impor tersebut.

“Menghubungi pemasok dari Malang lalu dihubungkan ke pemasok Jakarta,” keluh Malik, 44, pedagang bawang bombai di Pasar Grosir.

Sebenarnya, tingkat permintaan bawang bombai tergolong rendah. Bahkan relatif sepi bila dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Biasanya Malik mengaku bisa menampung 400 karung bawang bombai. Jumlah itu untuk penjualan dalam satu hari. Namun, kini dia hanya bisa menjual setengahnya saja, sekitar 200 karung.

Berbeda dengan dua komoditas bawang lainnya. Bawang putih masih stabil, bahkan relatif turun. Kini harganya di kisaran harga Rp 20 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya mencapai Rp 25 ribu per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah. Untuk kualitas bagus hanya Rp 17 ribu hingga Rp 22 ribu. Padahal akhir Maret lalu masih berkisar Rp 28 ribu per kilogram.

Harga bisa lebih murah untuk yang ukuran sedang. Yaitu antara  Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu perkilogram. Sedangkan untuk bawang merah ukuran kecil Rp 14 ribu per kilogramnya.

Laila, pedagang lain, mengakui bahwa pasar tergolong sepi. Apalagi bila dibandingkan di awal Ramadan. Meskipun pasokan bawang merah melimpah tapi penjualan sulit.

“Ramai di awal-awal (Ramadan) saja. Pertangahan mulai sepi,” ujarnya sambil menyebut biasanya penjualan akan ramai lagi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news