Kamis, 24 Jun 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Verifikasi Berkas Enam OPD

Targetkan Pencairan Tukin Selesai Hari Ini

21 April 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Tukin

LEMBUR: Kabid Perbendaharaan BPKAD Nganjuk Rin Markamah mengebut verifikasi pencairan tukin ASN di ruang kerjanya kemarin sore. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Nganjuk sudah mengajukan berkas pencairan tunjangan kinerja (tukin) di kemarin. Meski demikian, bukan berarti mereka bisa segera mencairkan tunjangan yang dirapel mulai Januari-Maret tersebut. Sedikitnya ada berkas dari enam OPD yang masih proses verifikasi di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk, ada sebelas OPD yang baru mengajukan berkas pencairan ke BPKAD di hari terakhir kemarin. Enam diantaranya masih diverifikasi. “Sekarang masih diproses oleh teman-teman, masih lembur,” ujar Kepala BPKAD Nganjuk Kartimah.

Proses verifikasi dikebut oleh Bidang Perbendaharaan BPKAD. Total ada delapan pegawai yang hingga kemarin sore masih memeriksa berkas pengajuan tukin dari OPD. Termasuk Kabid Perbendaharaan BPKAD Nganjuk Rin Markamah.

Baca juga: Taufiq Akan Datangkan Tiga Saksi Meringankan

Tukin

Tunjangan Kinerja untuk PNS (Grafis: Dedi Nurhamsyah - radarkediri.id)

Kartimah menjelaskan, verifikasi berkas dilakukan untuk memastikan tidak ada berkas yang kurang atau salah. Meski demikian, menurutnya mayoritas OPD sudah memahami kelengkapan administrasi yang dibutuhkan. Sehingga, kesalahan relatif kecil. BPKAD menargetkan proses verifikasi bisa selesai secepatnya. Sehingga hari ini pencairan tukin bisa diproses oleh Bank Jatim.

Untuk diketahui, total ada 47 OPD di Pemkab Nganjuk. Dengan belum selesainya verifikasi enam OPD hingga kemarin sore, berarti nasib 41 OPD lainnya sudah dipastikan aman. “Proses pencairan (41 OPD, Red) sudah dimulai sejak Senin (19/4),” terang perempuan berjilbab tersebut.

Meski ada 11 OPD yang baru mengirim berkas kemarin, Kartimah memastikan tidak ada berkas OPD yang dinyatakan telat atau hangus. Sehingga proses pencairan tunjangan tetap bisa dilanjutkan. “Kalau sudah direvisi artinya tidak hangus,” imbuhnya.

Ke depan, Kartimah berharap setiap OPD bisa mengajukan pencairan lebih awal lagi. Sehingga tidak menumpuk di masa akhir pengumpulan. Hal tersebut, di antaranya untuk berjaga-jaga agar masih ada waktu jika butuh perbaikan atau revisi.

Seperti diberitakan, ASN Pemkab Nganjuk akan merapel tukin untuk bulan Januari-Maret. Adapun tukin April akan dicairkan pada Mei nanti. Jika sebelumnya pencairan tukin dirapel, Kartimah menyebut pencairan tukin nantinya bisa rutin dilakukan tiap bulan.

Besaran tukin yang diterima oleh tiap ASN berbeda-beda. Tergantung kelas jabatan mereka. Selebihnya, tergantung persentase kinerja yang penilaiannya dilakukan secara berjenjang di tiap OPD.

Nilai tukin tertinggi akan diperoleh oleh sekretaris daerah (sekda) dengan kelas jabatan 15. Jika kinerjanya mencapai 100 persen, sekda bisa mendapat tukin Rp 19,5 juta. Sedangkan nilai tukin terendah didapat oleh pegawai dengan kelas jabatan 1 senilai Rp 841 ribu per bulan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news