Minggu, 13 Jun 2021
radarkediri
Home > Ekonomi
icon featured
Ekonomi

Harga Sembako Merangkak Naik

Awal Ramadan, Paling Signifikan Telur Ayam

19 April 2021, 15: 32: 06 WIB | editor : Adi Nugroho

STABIL: Pedagang sembako di Pasar Kras melayani pembeli kemarin.

STABIL: Pedagang sembako di Pasar Kras melayani pembeli kemarin. (Dewi Ayu Ningtyas - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Jelang seminggu bulan Ramadan, harga sembako di Kabupaten Kediri mulai merangkak naik. Rata-rata kenaikan sekitar Rp 1 ribu hingga Rp 3 ribu. Meski demikian, harga tersebut terhitung masih stabil kemarin (18/4).

Niki, 32, salah satu pedagang di Pasar Kras mengatakan, di awal Ramadan ini harga kebutuhan pokok memang mulai mengalami kenaikan. Itu pun tidak terlalu banyak dibandingkan sebelum Ramadan lalu. “Ada kenaikan harga, yang masih terasa telur ayam Rp 20 ribu jadi Rp 22 ribu per kilogram,” katanya kemarin (18/4).

Lanjut Niki, harga telur ayam saat ini diakuinya masih stabil. Pasalnya, jelang Ramadan lalu justru Rp 25 ribu per kilogram. Untuk harga terendah yang dijual sekitar Maret lalu Rp 20 ribu per kilogram.

Baca juga: Tertibkan Pengamen Angklung di Perempatan

Bahan pokok lain yang menyusul naik yakni minyak goreng kemasan. Saat ini Rp 29 ribu untuk kemasan 2 kilogram. “Tidak ada kenaikan sejak 2 minggu lalu,” ujarnya.

Kondisi itu juga terjadi pada jenis kacang-kacangan. Di antaranya kacang hijau Rp 12 ribu menjadi Rp 14 ribu. Kedelai Rp 10 ribu menjadi Rp 11 ribu. Juga kacang tanah dari Rp 27 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Kondisi berbeda terjadi pada beras. Di lapak Niki, untuk beras biasa masih tetap di angka Rp 10 ribu per kilogram. Sedangkan untuk beras kemasan 5 kilogram tetap Rp 50 ribu. Harga tersebut sudah sejak Maret lalu.

Di lapak berbeda, Wiwi, 39, menuturkan beberapa komoditas sembako memang ada kenaikan terutama telur. Yakni Rp 26 ribu. Itu sudah sejak jelang Ramadan lalu, sebelumya masih sekitar Rp 21 ribu perkilogram. “Sebelum puasa sudah mulai naik,” tuturnya seraya menyebut harga gula pasir masih bertahan Rp 12 ribu per kilogram.

Lanjut Wiwi, mulai merangkaknya harga kebutuhan pokok tersebut tidak sebanding dengan peningkatan penjualan di Pasar Kras. Itu lantaran masih terdampak pandemi. “Jadi sedikit berkurang, karena dulu banyak penjual takjil,  sekarang sepi,” lanjutnya.

Terpisah, Plt Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, harga kebutuhan pokok masih stabil. Itu diprediksi terjadi sampai hari raya nanti. “Kalau pun ada kenaikan semoga tidak terlalu signifikan,” terang perempuan ramah itu.

Terkait dengan harga telur ayam yang mulai naik itu, diakui Tutik kemarin (18/4) harga telur ayam kisaran Rp 20 ribu sampai 21 ribu. “Karena permintaan cenderung naik,” (c2/dea)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news