Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Setelah Polsek Tak Lagi Jalankan Penyidikan

Polisi Didorong Kedepankan Cara Kekeluargaan untuk Selesaikan Masalah

18 April 2021, 15: 00: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

PERSUASIF: Anggota Polsek Semen berinteraksi dengan warga di Kantor Kepala Desa Selopanggung. Polisi dituntut semakin humanis.

PERSUASIF: Anggota Polsek Semen berinteraksi dengan warga di Kantor Kepala Desa Selopanggung. Polisi dituntut semakin humanis. (ILMIDZA A. NADZIRA-jp radar kediri)

Share this          

Tak semua kepolisan sektor (polsek) akan punya kewenangan menyidik satu kasus. Beberapa polsek harus diamputasi. Dalam kasus pidana mereka hanya punya wewenang melakukan penyelidikan dan mediasi.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengusung program Presisi sejak awal jabatannya. Konsep ini disebutnya sebagai konsep kepolisian masa depan. Program yang merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan ini agar membuat pelayanan polisi lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat.

Namun, setiap program baru selalu berdampak pada perubahan. Terbaru, adalah perubahan fungsi kepolisian sektor (polsek). Beberapa polsek tak akan memiliki kewenangan penyidikan.

Baca juga: Perampokan Nasabah BCA Pare, Polisi Periksa 2 CCTV

Totalnya, akan ada 1.062 polsek se Indonesia yang tidak bisa lagi melakukan penyidikan. Peran polsek ini nanti lebih pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat atau yang disingkat harkamtibmas.

Di wilayah hukum Polres Kediri Kota ada lima polsek yang dipangkas kewenangan penyidikan. Yaitu Polsek Mojo, Polsek Semen, Polsek Banyakan, Polsek Grogol, dan Polsek Tarokan.

“Kami telah mendapat salinan keputusan itu. Namun kami masih menunggu teknisnya dari Mabes Polri,” kata Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo.

Kelima polsek ini nantinya hanya diizinkan melayani laporan atau pengaduan masyarakat. Aparat di polsek tersebut juga wajib bertugas melakukan patroli dan fokus dalam mengatasi gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat.

Ada sejumlah kriteria sebuah polsek tidak melakukan penyidikan. Salah satunya karena jarak tempuhnya dekat dengan polres, ada pula yang karena hanya menerima sedikit laporan polisi dalam setahun.

Kelima Kapolsek yang ditunjuk itu menanggapi surat keputusan tersebut. Seperti Kapolsek Mojo AKP Priyono misalnya. Dia mengatakan pihaknya masih akan membahas lebih lanjut dengan mempertimbangkan awal berlakunya.

“Tentunya terhadap surat keputusan Kapolri akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya, terkait dengan pelaksanaan atau awal berlakunya kami masih perlu membahas lebih lanjut untuk langkah yang akan kami ambil,” tuturnya.

Menurutnya, aturan tersebut mendorong prioritas di bidang transformasi. Di antaranya program penataan kelembagaan, kegiatan penguatan polsek dan polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri.

Meski begitu, AKP Priyono menegaskan pihaknya tetap melakukan kesiapannya agar maksimal dalam melayani masyarakat. “Kami siap melaksanakan. Tapi, akan terus melakukan analisa dan evaluasi secara berkala,” pungkasnya.

Begitu juga di Polsek Grogol AKP Shokib Dimyati. Dia mengatakan pihaknya dalam mempersiapkan kebijakan itu akan lebih menekankan harkamtibmas di wilayahnya. Namun, dia juga berharap agar tim penyidik di polseknya tak dipindah ke polres. “Kami masih membutuhkan tim penyidik, karena masih sangat diperlukan untuk penyelidikan awal ketika ada laporan dari masyarakat,” ujarnya.

Nantinya, masyarakat masih bisa membuat laporan di polsek. “Untuk laporan polisi masih bisa dilakukan di polsek, tapi sebatas melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Menurut Kapolres Eko, polsek hanya akan menangani kasus-kasus yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan. “Cukup diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak-pihak terkait. Oleh karena itu tim penyidik lebih ditekankan untuk menguasai bagaimana perkara itu bisa selesai dengan cara kekeluargaan sehingga kedua belah pihak bisa berdamai dan wilayah kami bebas dari gangguan kamtibmas” pungkasnya. (c3/fud)

(rk/jpr/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news