Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Polres Siapkan Lima Pos Penjagaan

Satlantas Belum Deteksi Pemudik yang Pulang

17 April 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Mengkreng

TITIK PANTAUAN: Arus lalu lintas di impang tiga Mengkreng selalu padat setiap harinya. Persimpangan yang terletak di perbatasan Nganjuk, Kediri, dan Jombang itu jadi perhatian Polda Jatim karena merupakan salah satu lokasi rawan macet. (Karen Wibi - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Selain berencana melakukan penyekatan saat larangan mudik pada 6-16 Mei nanti, Polres Nganjuk juga menyiapkan pos penjagaan. Setidaknya ada lima pos yang akan didirikan untuk memastikan arus tetap lancar jelang lebaran. 

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Marita Dyah Anggraini melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Nganjuk Iptu Herry Buntoro mengungkapkan, pos penjagaan akan diaktifkan sebelum Kamis (6/5) nanti. “Sekarang kami masih melakukan pemetaan dan penataan pos yang akan didirikan,” ujar Herry.

Lima pos penjagaan, lanjut perwira dengan pangkat dua balok di pundak itu, akan didirikan di exit tol Begadung, wilayah Kertosono, Wilangan. Ada pula di wilayah Rejoso, dan terminal Anjuk Ladang.

Baca juga: Dilantik, Sihat Bertekad Jaga Desa Tetap Kondusif

Terkait persiapan pendirian pos, Herry menegaskan, secara prinsip satlantas sudah siap. Hanya saja, mereka menunggu instruksi lebih lanjut dari Polda Jatim terkait operasional pos tersebut. “Begitu jadwal turun, kami akan langsung melakukan penjagaan,” terangnya.

Seperti diberitakan, pemerintah menerapkan larangan mudik mulai 6-16 Mei nanti. Menyikapi kebijakan tersebut, saat ini mulai didapati fenomena mudik lebih awal dari Jakarta.

Warga ramai-ramai pulang kampung lebih awal agar tidak tertahan di Kota Metropolitan saat lebaran nanti. Menyikapi hal tersebut, Herry menegaskan satlantas sudah melakukan pengawasan. Hanya saja, sifatnya masih normatif. Di antaranya, memantau peningkatan volume arus lalu lintas. “Penjagaan sekarang dilakukan di beberapa pos reguler,” tandasnya.

Apakah sudah ada gelombang kepulangan pemudik ke Kota Angin? Herry menyebut hingga hari ke empat Ramadan kemarin, masih belum terlihat peningkatan yang signifikan. Selama beberapa minggu terakhir, menurutnya peningkatan arus lalu lintas hanya terjadi pada akhir pekan.

Peningkatan volume itu menurutnya bukan berasal dari para pemudik. Berdasar pengalaman beberapa tahun terakhir, gelombang kedatangan pemudik akan didapati pada H-3 lebaran.

Meski ada larangan mudik tahun ini, Herry memprediksi tetap terjadi peningkatan arus lalu lintas jelang lebaran. “Kami tetap menyiapkan penjagaan dan penyekatan (mengantisipasi pemudik yang nekat, Red),” tandasnya.

Untuk diketahui, selain pendirian pos di sepanjang jalur nasional, tahun lalu juga dilakukan penyekatan untuk mengantisipasi para pemudik yang nekat pulang kampung. Selain dilakukan di exit tol, penyekatan juga dilakukan di sejumlah perbatasan. Mulai di Kertosono, pos penyekatan juga didirikan di Prambon; Kelutan, Ngronggot; Pace; Wilangan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news