Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik
Jelang Musdalub Golkar Kota Kediri

Andayani Siap Maju, Sudjono Masih Malu-Malu

16 April 2021, 18: 30: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

KANDIDAT: Andayani Nur Hidayati (kiri) dan Sudjono Teguh Widjaja sama-sama berpeluang maju dalam musdalub Partai Golkar Kota Kediri.

KANDIDAT: Andayani Nur Hidayati (kiri) dan Sudjono Teguh Widjaja sama-sama berpeluang maju dalam musdalub Partai Golkar Kota Kediri. (ISTIMEWA)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri- Dua nama muncul jelang digelarnya musyawarah daerah luar biasa (musdalub) DPD Partai Golkar Kota Kediri. Mereka adalah Sudjono Teguh Widjaja dan Andayani Nur Hidayati. Di periode sebelumnya, kedua nama itu masuk deretan kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Kediri periode 2016-2021.

Ketika dikonfirmasi koran ini, Andayani mengaku siap bila diminta untuk memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut. Srikandi yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Kediri ini mengklaim sudah melakukan konsolidasi internal untuk persiapan musdalub nanti. “Situasi saat ini sangat berbeda dengan kondisi normal,” ucapnya.

Gagalnya konsolidasi kepengurusan setelah terpilihnya Juwito membuat tantangan partai semakin berat. Politikus yang periode sebelumnya menjabat  wakil ketua bidang koperasi, wiraswasta dan UMKM ini mengakui, Partai Golkar di Kota Kediri sekarang sudah tertinggal jauh. Ada penurunan perolehan kursi sehingga partainya tidak bisa membentuk fraksi.

Baca juga: Wisata Kelud Diuji Coba Buka, Segini Penghasilan Para Pedagangnya

Jika diberi amanah, maka tugas berat itu harus dituntaskan. Termasuk menyelesaikan persoalan internal. Konsolidasi internal tetap harus yang utama. “Saya selalu siap membesarkan partai, apa pun posisinya,” ucapnya.

Baginya, siapa pun yang akan menduduki jabatan ketua harus punya komitmen yang kuat untuk mengembalikan kebesaran partai. Dia punya dua indikator calon pemimpin yang layak memenakhodai Partai Golkar Kota Kediri. Pertama adalah keaktifan di kepengurusan partai dan kedua adalah kapabilitas.

“Soal kapabilitas, harus benar-benar teruji,” ucap Ketua Fraksi Gabungan Karya Nurani yang juga anggota Komisi C DPRD ini.

Selain dia, lanjut Andayani, ada kandidat lain  yang disebut-sebut akan ikut meramaikan musdalub. Yakni, Sudjono Teguh Widjaja yang pada periode sebelumnya menjabat sekretaris DPD.

Atas hal itu, Andayani tidak mempersoalkan siapa saja yang nanti memimpin Partai Golkar Kota Kediri. Yang paling penting adalah bisa merangkul semua anggota dan menambah kursi di DPRD. “Minimal bisa mengembalikan ke posisi semula menjadi tiga kursi,” katanya.

Untuk diketahui, dua kursi Partai Golkar di DPRD Kota Kediri saat ini diduduki perempuan. Selain Andayani, satu lagi adalah Yuni Kuswulandari. Dia juga memenuhi syarat untuk macung dalam musdalub. Sebab, sudah punya pengalaman lima tahun di DPD. Periode sebelumnya, ia menjabat wakil ketua bidang seni dan budaya.

Namun, ketika dikonfirmasi, dia enggan berkomentar terkait dengan musdalub. “Saya no comment,” ucapnya. Ia justru meminta wartawan koran ini agar menghubungi Sudjono.

Sementara itu, Sudjono terkesan masih malu-malu. Dihubungi terkait musdalub lewat pesan singkat WhatsApp sempat merespons. Namun, ketika dikonfirmasi lebih lanjut tentang kesiapan untuk maju sebagai ketua Partai Golkar Kota Kediri sama sekali tidak dijawab. Saat ditelepon juga tidak ada jawaban.

Seperti diberitakan, musdalub Partai Golkar Kota Kediri segera digelar  menyusul diberhentikannya Juwito sebagai ketua terpilih. Dia dinilai tidak mampu menyusun kepengurusan hingga akhir Maret lalu.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Jawa Timur Ali Mufthi yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (plt)  menargetkan, Juni sudah terpilih ketua baru. Jika memungkinkan, tahapan musdalub sudah bisa dimulai Ramadan ini. (rq/hid)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news