Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Kolom
icon featured
Kolom

Hujan Deras, Pohon Trembesi Raksasa Ambruk

16 April 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Pohon

BERSIH: Lalu lintas di lokasi pohon tumbang di Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom sudah lancar lagi setelah petugas memotong pohon yang ambruk Rabu (14/4) malam lalu. (Karen Wibi - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Arus lalu lintas di Kelurahan Warujayeng, Tanjunganom Rabu (14/4) lalu sempat tersendat. Hal itu terjadi setelah pohon trembesi berdiameter 80 sentimeter ambruk sekitar pukul 20.00. Lalu lintas baru kembali lancar setelah pohon yang melintang di tengah jalan itu dipotong sekitar pukul 23.30.

Ivan Fauzi, 23, warga Kelurahan Warujayeng mengungkapkan, sebelum pohon setinggi sekitar 20 meter itu ambruk, lingkungannya memang diguyur hujan deras sejak sore hari. “Sempat reda sebentar, setelah itu hujan deras lagi sampai malam,” tuturnya tentang hujan bercampur angin kencang itu.

Saat kejadian, Ivan tengah bersantai di dalam rumah. Tiba-tiba saja, sekitar pukul 20.00 dia mendengar suara benturan yang cukup keras. Saking kerasnya benturan, getarannya dirasakan banyak rumah di sekitar lokasi.

Baca juga: Mengenal Lusia Angga Kusuma, Juru Bahasa Isyarat Nganjuk

Sebagian warga langsung keluar rumah untuk melakukan pengecekan. Saat itulah diketahui ada satu pohon trembesi besar yang ambruk dan menutup jalan. “Jalan tertutup, tidak bisa dilewati kendaraan,” lanjutnya.

Meski dalam kondisi hujan deras, warga berusaha memotong ranting dan dahan pohon yang lebat. Sisanya menghubungi Polsek Tanjunganom dan melapor ke satpol PP.

Terpisah, Kasatpol PP Nganjuk Samsul Huda mengaku mendapat laporan pohon tumbang sekitar pukul 21.00. “Tim dari UPTD PMK dan BPBD langsung mendatangi lokasi,” terang Samsul.

Mereka berusaha mengevakuasi pohon raksasa itu dengan memotongnya menjadi bagian pendek-pendek. Sedikitnya butuh waktu sekitar dua jam untuk membuat arus lalu lintas di sana lancar kembali.

Meski proses pemotongan pohon relatif lama, Samsul bersyukur musibah yang terjadi di malam buta itu tidak menimbulkan korban jiwa. “Korban materiil juga tidak ada,” tandas Samsul.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news