Selasa, 18 May 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Juwito Diberhentikan, Golkar Kota Kediri Siapkan Musdalub

14 April 2021, 16: 18: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

TUGAS KHUSUS: Ali Mufthi, plt ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri

TUGAS KHUSUS: Ali Mufthi, plt ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri (jawa pos radar kediri)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri- DPD Partai Golkar Kota Kediri segera menggelar musyawarah daerah luar biasa (musdalub). Ini menyusul diberhentikannya Juwito sebagai ketua terpilih karena dinilai tidak mampu menyusun kepengurusan hingga akhir Maret lalu.

Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Kediri Ali Mufthi mengatakan, musdalub digelar agar organisasi bisa segera berjalan. “Targetnya, Juni sudah ada ketua terpilih,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Untuk diketahui, Juwito sempat terpilih dalam musda yang dilangsungkan akhir tahun lalu. Akan tetapi, hingga tahun berganti, ia tidak segera menyelesaikan struktur kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Kediri periode 2020-2025.

Baca juga: Menelusuri Jejak Zaman Purba di Nganjuk (3)

Puncaknya, menjelang rapat kerja daerah (rakerda) dan rapat pimpinan daerah (rapimda) DPD Partai Golkar Jawa Timur, Juwito diberhentikan. DPD Partai Golkar Jawa Timur menunjuk Ali Mufthi sebagai plt ketua untuk menggantikannya.

Ali yang sehari-hari menjabat wakil ketua DPD Partai Golkar Jatim mengakui, tugas utamanya adalah mengantarkan musdalub. Sehingga, segera terpilih ketua dan tersusun kepengurusan baru untuk Kota Kediri. “Partai tidak boleh dibiarkan terlalu lama kosong tanpa pimpinan,” tegas mantan ketua DPRD Ponorogo itu.

Lalu, kapan musdalub digelar? Ali hanya menyebut secepatnya. Bahkan, jika memungkinkan, Ramadan bukan menjadi halangan. “Segera,” tandas politikus yang akan dilantik sebagai anggota DPR RI lewat mekanisme pengganti antar waktu (PAW) ini.

Musdalub akan dimulai dengan pendaftaran bakal calon ketua. Mereka diseleksi berdasarkan kriteria yang ditetapkan partai. Di antaranya, minimal punya pengalaman lima tahun dalam struktur kepengurusan DPD. “Kader yang merasa memenuhi kriteria, silakan mendaftar,” katanya.

Mereka juga harus punya strategi untuk menaikkan perolehan suara dan kursi Partai Golkar di DPRD Kota Kediri pada pemilu 2024. Pada pemilu 2019, jumlah perolehan kursi tersebut turun. Dari tiga menjadi dua. “Targetnya nanti bisa enam kursi,” ungkap Ali.

Dalam musdalub, calon akan memperebutkan delapan suara. Yakni, dari DPD Jatim, plt ketua DPD Kota Kediri, dewan pertimbangan (wantimbang), hasta karya (delapan organisasi underbow partai), organisasi sayap, serta tiga pengurus kecamatan (PK). Masing-masing memiliki satu suara.

Jika kelak muncul lebih dari satu calon yang memenuhi syarat, akan dilakukan pemilihan. “Kalau hanya satu orang, ya langsung aklamasi disetujui sebagai ketua,” tandas Ali yang masa mudanya pernah tinggal di Kediri. (hid)

(rk/jpr/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news