Minggu, 18 Apr 2021
radarkediri
Home > Features
icon featured
Features
Merawat Tanaman Hias

Jangan Terlalu Kering, Jangan Terlalu Basah

08 April 2021, 13: 58: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

TELATEN : Dengan perawatan yang telaten membuat daun tetap segar dan indah dilihat.

TELATEN : Dengan perawatan yang telaten membuat daun tetap segar dan indah dilihat. (Habibah A Muktiara - radarkediri.id)

Share this          

Semenjak pandemi, tanaman hias banyak diburu banyak orang. Ada yang dijadikan koleksi, hingga dijual kembali. Agar koleksi tanaman tetap indah dan segar, tanaman memang harus mendapatkan perawatan.

Tanaman hias ini mulai dari monstera, aglonema, hingga caladium adalah famili araceae atau tanaman keluarga talas. Di mana tanaman ini merupakan tumbuhan monokotil dengan ciri khas bunga majemuk bertipe tongkol.

Pada saat ini keluarga talas yang sedang populer adalah caladium, keladi, monstera, janda bolong, hingga aglonema. “Sebenarnya untuk merawat tanaman ini tidaklah sulit,” terang Solikin, pengoleksi tanaman hias.

Baca juga: Berhasil Panen Kurma Degled Noor

Laki-laki asal Desa Doko, Kecamatan Ngasem ini menjelaskan, dalam merawat tanaman hias ini usahakan media tanam selalu dalam keadaan lembap. Di mana media tanam dalam kondisi tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering. Karena hal ini sangat memengaruhi kondisi akar. Jika kondisi media terlalu basah, hal ini membuat akar tanaman nantinya akan cepat busuk

“Agar daun tidak mudah terbakar, usahakan agar tidak diletakkan langsung di bawah terik matahari,” ungkap Solikin. Agar hal ini tidak terjadi, usahakan tanaman diletakkan pada lokasi yang tidak terkena langsung sinar matahari. Untuk menghalau sinar matahari, dapat memasang paranet.

Masih kata Solikin, di musim hujan seperti ini tanaman hias juga rentan terkena penyakit atau hama. Agar tidak menyebar ke bagian lain, usahakan segera memotong bagian yang sudah penyakit atau hama.  Infeksi jamur seperti karat sering terjadi pada monstera dan philodendron. “Biasanya daun akan berwarna cokelat berkarat di bagian bawah daun, infeksi jamur dapat diobati dengan fungisida organik untuk mencegah infeksi lebih lanjut,” Kata Solikin.

Dalam perawatan tanaman hias ini, teknik menyiram juga perlu diperhatikan. Untuk menyuburkan tanaman, dapat disiram dengan air maupun menggunakan pupuk kompos. Solikin juga menyarankan menyiram tanaman dengan air cucian beras karena bernutrisi tinggi untuk tanaman talas-talasan. "Untuk menyuburkan tanaman bisa dilakukan cara murah dan mudah dengan menyiram tanaman secara rutin dengan air cucian beras," pungkasnya.

-----------------------------------------------

Hama Tanaman Yang Membahayakan Tanaman Hias

Spider Mite

Spider Mite juga merupakan hama yang sangat berbahaya bagi tanaman. Hama jenis ini biasanya menyerang pada bagian daun, dengan cara menyerap cairan daun, sehingga tanaman akan kehilangan unsur hara yang diperlukan untuk tumbuh. Daun yang sudah disedot habis cairannya akan berubah warnanya menjadi bercak-bercak kuning. Cara menghilangkan spider mite disarankan dapat menggunakan cairan arkasida

 

Tungau

Tungau adalah suatu jenis kutu kecil yang ternyata merupakan suatu hama yang dapat merusak tanaman, terutama di bagian daun. Tungau ini akan mengisap daun tanaman dan memunculkan bercak-bercak. Karena bentuknya yang cukup kecil, maka sangat sulit melihat adanya tungau di daun dengan mata telanjang. Biasanya tanaman yang dihinggapi oleh tungau akan memiliki daun dengan bercak-bercak kecil berwarna kuning, kemudian setelah itu daun akan menjadi cepat gugur. Satu-satunya cara agar tungau tidak menyebar ke bagian daun yang lain adalah dengan memotong daun yang sudah dihinggapi tungau, kemudian kumpulan daun tersebut di suatu tempat, kemudian langsung dibakar secara seketika.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news