Minggu, 18 Apr 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

BPOM Akan Intensifkan Sidak Jelang Ramadan

Tidak Temukan Tes Kit Makanan

07 April 2021, 12: 05: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

Sidak

CEK KEAMANAN PANGAN: Sekda Mokhamad Yasin (kiri) dan Asisten Administrasi Umum Heni Rochtanti (2 dari kiri) mendampingi tim BPOM yang melakukan pemeriksaan dan verifikasi keamanan pangan di Pasar Wage III kemarin. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berencana mengintensifkan sidak makanan jelang Ramadan pekan depan. Selain di Nganjuk, sejumlah wilayah di Jatim lainnya juga akan jadi sasaran.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala BPOM Surabaya Rustyawati saat mendampingi tim penilai BPOM RI yang melakukan verifikasi di Pasar Wage III kemarin. “Hari ini (kemarin, Red) kami mendampingi BPOM RI melakukan verifikasi. Tetapi kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan makanan (di Pasar Wage, Red),” ujar Rustyawati.

Seperti pemeriksaan sebelumnya, menurut Rustyawati biasanya pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel makanan untuk dites. Di saat yang sama mereka juga memberi pemahaman tentang keamanan pangan.

Baca juga: Dishub Siapkan ETLE Akhir Tahun Ini

Bagaimana hasil pemeriksaan kemarin? Rustyawati mengaku belum bisa membeber hasilnya. Meski demikian, sidak yang dilakukan kemarin akan ditindaklanjuti lagi. Jelang Ramadan mereka akan mengintensifkan sidak pemeriksaan makanan di seluruh Jatim. “Salah satunya di Nganjuk. Kami akan mengecek keamanan bahan makanan yang dijual,” lanjutnya.

Untuk diketahui, tim BPOM RI yang dipimpin oleh Fitriani kemarin melakukan serangkaian verifikasi pangan nasional di Pasar Wage III. Sesuai proposal yang diterima BPOM, lanjut Fitri, di Pasar Wage III sudah dilengkapi dengan tes kit makanan. Tetapi, alat yang digunakan untuk memeriksa kandungan berbahaya dalam makanan itu kemarin tidak ada. “Alatnya tidak ada,” terang Fitri.

Keberaaan tes kit menurut Fitri sangat penting. Salah satunya, untuk memastikan makanan yang dijual di pasar segar dan aman. Berdasar keterangan tim Pemkab Nganjuk, mereka sudah menganggarkan pengadaan tes kit makanan pada 2020 lalu. Tetapi, pembelian alat urung dilakukan karena dananya terkena refocusing.

Terpisah, Wabup Marhaen Djumadi yang kemarin juga mendampingi pelaksanaan verifikasi pasar bersama Sekda Mokhamad Yasin mengungkapkan, Pemkab Nganjuk telah berupaya memastikan makanan yang dijual di sana aman. “Tidak hanya di Pasar Wage saja, kita juga terus lakukan sidak di pasar lain di Nganjuk,” bebernya.

Dengan sidak yang dilakukan secara berkala, menurut Marhaen masyarakat bisa melakukan transaksi dengan aman. “Jika ditemukan bahan makanan berbahaya akan ditindak juga,” tandasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news