Minggu, 18 Apr 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Ratusan Penumpang Gunakan GeNose

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

06 April 2021, 12: 38: 02 WIB | editor : Adi Nugroho

GeNose

HASIL CEPAT: Salah seorang calon penumpang KA di Stasiun Kertosono menyerahkan kantong berisi embusan napasnya untuk dites menggunakan GeNose. Selama enam hari beroperasi, ada ratusan orang yang menggunakan layanan tersebut. (Iqbal Syahroni- radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk–Enam hari dioperasionalkan, GeNose sudah dimanfaatkan oleh ratusan penumpang kereta api (KA) di Stasiun Kertosono. Sedikitnya ada 656 penumpang yang memanfaatkan alat buatan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut. Mereka antusias memanfaatkan metode tes Covid-19 tersebut karena harganya yang jauh lebih murah. 

Untuk diketahui, untuk menggunakan layanan GeNose, penumpang cukup membayar Rp 30 ribu. Jauh lebih murah dari biaya tes rapid antigen yang sebesar Rp 115 ribu. Dua layanan tersebut hingga kemarin masih disediakan di Stasiun Kertosono.   

Alvina Aina, 26, salah seorang penumpang KA di Stasiun Kertosono mengaku senang bisa menggunakan tes Covid-19 GeNose. “Lebih efisien. Hasil tesnya cepat keluar,” ujar perempuan asal Desa Banaran, Kertosono itu.

Baca juga: Tak Ada Lagi Pentas di Musim Panen

Perempuan yang hendak pergi ke Jakarta itu cukup menunggu sekitar 15-30 menit sebelum hasilnya keluar. Dia pun bisa melakukan perjalanan jarak jauh itu setelah dinyatakan negatif Covid-19.

Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Nganjuk menyebutkan, enam hari pengoperasian GeNose di Stasiun Nganjuk dan Stasiun Kertosono, total ada 656 pelanggan yang memanfaatkan layanan tersebut. “Dari Stasiun Kertosono ada 348 pelanggan dan di Stasiun Nganjuk ada 308 pelanggan,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko.

Kepala Stasiun Kertosono Erwin Andri menambahkan, 348 pengguna GeNose selama enam hari itu sudah tergolong banyak. menjelaskan bahwa dari 348 selama enam hari itu sudah dirasa banyak. Adapun sebelum ada GeNose, penumpang yang memanfaatkan tes rapid antigen mencapai 4.700 orang sejak Desember 2020 lalu.

Dengan adanya GeNose, kini penumpang memiliki dua pilihan untuk tes Covid-19. Yakni menggunakan GeNose atau tes rapid antigen. “Dua-duanya tetap kami buka. Penumpang bisa memilih,” terang Erwin.

Sementara itu, sejak awal April lalu hasil tes GeNose dinyatakan hanya berlaku 1x24 jam. Sebelumnya, surat hasil tes GeNose bisa berlaku 3x24 jam. Dengan perubahan tersebut, semua penumpang harus melakukan tes GeNose setiap akan masuk ke kereta. Terutama jika mereka melakukan perjalanan di hari yang berbeda.

Erwin menegaskan, perubahan masa berlaku tes GeNose itu menyesuaikan dengan SE Satgas Penanganan Covid-19 nomor 12/2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan nomor 27/2021. “Kami hanya melaksanakan kebijakan saja,” tegasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news