Minggu, 18 Apr 2021
radarkediri
Home > Politik
icon featured
Politik

Jalan Terputus, Memutar 5 Km

Dhito Janjikan Selasa Bisa Tersambung

05 April 2021, 14: 59: 01 WIB | editor : Adi Nugroho

CEK LANGSUNG: Bupati Kediri Hanindhito saat mengecek kondisi jalan terputus di Desa Krecek, Kecamatan Badas kemarin siang

CEK LANGSUNG: Bupati Kediri Hanindhito saat mengecek kondisi jalan terputus di Desa Krecek, Kecamatan Badas kemarin siang (Kominfo Kabupaten Kediri)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Bupati Hanindhito Himawan Pramana mengunjungi lokasi jalan yang terputus di perbatasan Desa Karangtengah,  Kecamatan Kandangan dengan Desa Krecek, Kecamatan Badas kemarin siang. Sebelum putus, jalan penghubung ini sempat tergenang air. “Saat hujan kemarin (Kamis) malam, jalan yang tutup air ini akhirnya putus,” terang Dhito.

          Luapan air ini berasal dari sungai Karangtengah yang tanggulnya jebol akibat curah hujan yang tinggi. Hasilnya, akses jalan sepanjang 25 meter terputus.

Baca juga: Minta Rapikan Rambu Parkir

Dampaknya menghambat akses jalan penghubung empat desa selama dua hari putus. Yakni Desa Krecek, Kecamatan Badas; Desa Blaru, Kecamatan Badas dan Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan. Dhito menjelaskan, genangan air yang menyebabkan putusnya jalan berasal dari tanggul sungai yang jebol.

          Terkait perbaikan jalan, laki-laki nomor satu se-Kabupaten Kediri itu mengatakan akan mendatangkan alat berat. “Saya sudah koordinasi dengan Kadis PUPR, bahwa nanti hari Selasa jalan sudah tersambung,” imbuhnya.

          Kemudian terkait dengan jebolnya tanggul, Dhito mengatakan akan dilakukan tanggul. Sehingga untuk sekitar bantaran sungai sebagiknya jangan ditanami tanaman. Sambil menunggu proses pembuatan tanggul, saat ini yang perlu dilakukan adalah normalisasi sungai. “Sehingga jika curah hujan tinggi lagi nanti debit air sungai lancar,” terangnya.

          Dikonfirmasi secara terpisah, Subiakto, kepala Dusun Pulorejo, Desa Krecek mengatakan penyebab jebol dan putusnya akses jalan dikarenakan kondisi sungai yang dangkal. Tidak hanya itu saja, tanggul yang berada di Desa Karangtengah sudah hilang sejak dulu. “Sungai yang tidak muat menampung air akhirnya meluber ke rumah warga setempat. Mengakibatkan tanggul jadi jebol," ucap Subiakto.

          Dengan kondisi saat ini, Subiakto mengatakan masyarakat berharap ke Pemkab Kediri untuk segera memperbaiki dan membangun jalan yang putus tersebut. "Dengan putus akses jalan tersebut warga setempat harus rela melewati jalan alternatif dengan memutar jalan kurang lebih sekitar 5 kilometer,” pungkasnya. (ara/dea)

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news